SUMENEP, NETSATU.COM.- Sejumlah pejalan kaki dikawasan taman Adipura Sumenep mengeluh yang diakibatkan air dibeberapa tempat berceceran saat petugas kebersihan menyiram tanaman dilokasi taman yang berada di area taman Adipura kota Sumenep.
Menurut pantauan dilokasi, saat petugas kebersihan taman tersebut sedang melakukan aktivitasnya menyiram tanaman dilokasi taman Adipura yang menggunakan selang air cukup panjang mencapai puluhan meter selang air, tanpa disadari tumpahan air dimana-mana bahkan sampai tergenang yang menyebabkan para pengunjung dan pengguna trotoar taman terganggu.
Salah satu warga inisial RM mengeluh dengan alasan bahwa pejalan pagi banyak jalan kaki di bahu jalan, bukan berjalan diatas trotoar, hal ini tentu karena banyak genangan, cipratan air di sepatu, bahkan sampai mengganggu para jemaah yang datang dari mesjid, licin tidak bisa jalan cepat.
“Coba di cek mas, setelah subuh, coba jalan pagi di Taman Bunga, dari dulu selang air ber puluh-puluh meter ditarik petugas yg menyiram, dan mengganggu pejalan pagi, air banyak berceceran dan tergenang” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, AP., M.Si.belum memberikan tanggapannya, sebab saat dikonfirmasi via selulernya tidak bisa dihubungi.
Maka dari itu diharapkan kepada Pemerintah kabupaten Sumenep untuk segera memfasilitasi seperti kran air disejumlah titik-titik tertentu dilokasi taman Adipura yang bertujuan mempermudah penyiraman tanaman secara praktis, dan mendukung kenyamanan fasilitas publik yang bersih serta higienis, mempermudah petugas atau warga menyiram tanaman.
(Red/Dav)








