Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 30 Des 2024

Bappeda Sumenep Berkomitmen Dan Mendukung Implementasi Program Satu Data Indonesia


					Bappeda Sumenep Berkomitmen Dan Mendukung Implementasi Program Satu Data Indonesia Perbesar

 

SUMENEP, NETSATU.COM,– Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi program Satu Data Indonesia (SDI).

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU, menegaskan pentingnya kerjasama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan pengumpulan data tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang memadai guna menunjang pembangunan daerah.

“Kolaborasi antar-OPD adalah kunci awal. Setelah koordinasi, kami akan melanjutkan dengan desk evaluasi untuk menilai kinerja masing-masing OPD dalam pengumpulan data,” kata Arif. Jum’at (27/12/2024)

Ia menambahkan bahwa pihaknya memberikan penghargaan kepada OPD yang berhasil menyelesaikan pengisian data 100 persen sesuai jadwal. Namun, ia menekankan bahwa penghargaan ini tidak semata-mata berdasarkan ketepatan waktu, tetapi juga memperhatikan kedalaman dan relevansi data hingga ke tingkat desa.

Batas akhir pengumpulan data yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) adalah 31 Desember 2024. Meski demikian, Bappeda Sumenep menargetkan agar proses ini dapat selesai lebih awal untuk memberikan ruang bagi pembaruan dan pengembangan data.

“Dengan menyelesaikan pengisian data lebih awal, kami bisa lebih fokus pada pembaruan dan peningkatan kualitas data secara berkesinambungan,” terangnya.

Menurutnya, pengisian data dilakukan berdasarkan template dari Kemendagri dan dikombinasikan dengan data yang telah dilaporkan ke Badan Pusat Statistik (BPS). Sumenep juga mengadopsi langkah inovatif dengan mengintegrasikan data kabupaten ke dalam aplikasi Singosari milik BPS Jawa Timur.

“Akses data resus BPS yang terintegrasi dengan aplikasi Singosari akan mempermudah pengelolaan dan pemanfaatan data, khususnya dalam menangani isu-isu strategis seperti pengentasan kemiskinan,” ungkapnya.

Selain itu, Arif juga menegaskan, pengumpulan data ini bukan sekadar formalitas administratif. Data yang lengkap, terintegrasi, dan akurat hingga tingkat desa merupakan fondasi penting untuk menyelesaikan berbagai isu strategis di Kabupaten Sumenep, seperti peningkatan pendidikan, kesehatan, serta pengentasan kemiskinan.

Melalui upaya ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep optimis dapat membangun tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data.

“Kami memastikan data yang dikelola sesuai dengan yang dilaporkan oleh setiap OPD, sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pengambilan kebijakan,” pungkasnya.

 

( Red/ Dav )

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tempo Berjudi Di Madura, Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan

12 September 2026 - 10:56

Foto: Fauzi As

Warga Karangduak Di Tangkap Satreskrim Polresta Sumenep, Pelaku Perkosaan dan Pencabulan Terhadap Anak Berstatus Pelajar 

11 September 2026 - 01:10

Foto : Barang Bukti Tindak Pidana Perkosaan dan Pencabulan

Kenduri Manis Khirata Foundation, Perkuat Cinta Rasul dan Bentengi Anak dari Bahaya Narkoba

10 September 2026 - 12:00

Foto : Kenduri Manis Khirata Foundation, Perkuat Cinta Rasul dan Bentengi Anak dari Bahaya Narkoba

Para Pemenang Lomba Gerak Jalan HUT RI ke-81 Di Kecamatan Gapura Sumenep Tak Dapat Uang Pembinaan, Kemana Larinya Anggaran ?

9 September 2026 - 03:44

Foto : kantor kecamatan gapura kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur Serta Saat Kegiatan Lomba Gerak Jalan

Pemkab Sumenep Peringati Maulid Nabi Saw 2026 : Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah 

4 September 2026 - 05:39

Foto : Pemkab Sumenep Menggelar Maulid nabi Muhammad Saw Bersama Majlis Attaufiq

Peredaran Diduga Rokok Ilegal Merk Manchester R7 Semakin Laris Terjual, Petugas Bea Cukai Batam dan APH Diminta Segera Bertindak

2 September 2026 - 04:39

Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.