Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 19 Mar 2025

Kepala DKUPP Sumenep Optimis Tingkatkan PAD 2025


					Foto : Moh.Ramli,M.Si., Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep Perbesar

Foto : Moh.Ramli,M.Si., Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep

SUMENEP, NETSATU.COM,- Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Dan Perdagangan (DKUPP) kabupaten Sumenep, Moh.Ramli, M.Si terus berupaya untuk memaksimalkan target pencapaian Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) melalui pasar baik yang ada didaratan maupun yang berada di kepulauan.

Pada tahun 2025 ini dirinya optimis dengan beberapa langkah kongkrit terutama dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup) yang baru No 39 tahun 2024 tentang pengelolaan penggunaan dan fasilitas pasar.

Selain itu, Pada tahun 2025 target pencapaian pendapatan kami naikkan hingga 2 Milyar 600 lebih, tentunya kami butuh dukungan semua pihak dalam meningkatkan penyediaan fasilitas-fasilitas pelayanan di beberapa pasar.

“Secara teknis kami optimis dan akan mencoba menghidupkan kembali pasar-pasar hewan yang sudah ditutup, sehingga nantinya bisa menambah pendapatan untuk daerah. Kami akan terus koordinasi dan melibatkan semua pihak hingga penambahan target pada tahun 2025 ini akan lebih maksimal dan tercapai,” katanya.

“Seperti saat ini, di pasar Anom akan kami bangun 1 blok sayur, sehingga nantinya akan memberikan beberapa potensi tambahan untuk PAD. Pendapatan terbesar yang masuk dari beberapa pasar yang ada di Sumenep yakni, Pasar Anom, Lenteng, Ganding dan Manding.” Imbuhnya.

Selain itu Moh Ramli menyampaikan, pada tahun 2024 kemarin, target pencapaian PAD hampir menyentuh di angka 2 Milyar. Dalam memenuhi pencapaian target yang sudah ditentukan kami akan terus melakukan pendekatan dan pemahaman dengan beberapa pasar yang ada.

“Kurangnya pencapaian target pada tahun 2024 sebesar 2,5 persen di picu dari beberapa pasar yang saat ini mengalami kendala teknis sekaligus terkendala belum memiliki ijin,” kata Ramli saat ditemui di ruang kerjanya.

Ramli menambahkan, beberapa pasar yang potensi pendapatannya menurun seperti pasar Dasuk dan pasar Rubaru, dikarenakan kedua pasar tersebut pasar hewannya sudah tidak beroperasi lagi.

“ salah satu Penyebab menurunnya pendapatan adanya beberapa faktor seperti Covid, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi hingga menyebabkan 2 pasar hewan tersebut berhenti dan di tutup,” katanya.

Bahkan, beberapa pasar di kepulauan seperti di Gayam, Sepudi Desa Tarebung pada tahun ini secepatnya akan kami operasikan sesuai dengan peraturan No 1 tahun 2024.

“Insyaallah kami akan lakukan penertiban semua pasar dengan menggunakan sistem non tunai menggunakan portal. Bahkan kami akan melakukan penertiban tentang surat ijin fasilitas pasar sebagai bukti pelengkap penggunaan hak pakai di pasar,” tutupnya.

(Red/Dav)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lapas Batam Gaungkan Nilai Pancasila untuk Perkuat Pemasyarakatan Humanis

2 Juni 2026 - 01:42

Foto : Lapas Batam Gaungkan Nilai Pancasila Untuk Perkuat Pemasyarakatan Humanis

Hari Raya Waisak 2026, 15 Warga Binaan Buddha Lapas Batam Terima Remisi Khusus

1 Juni 2026 - 03:17

Foto : Hari Raya Waisak 2026, 15 Warga Binaan Budha Lapas Batam Terima Remisi Khusus

Kalapas Batam Pimpin Razia Gabungan, APH dan Satopspatnal Sisir Kamar Hunian Warga Binaan

26 Mei 2026 - 06:22

Pemkab Sumenep Bakal Gelar Festival Karaoke Dangdut Madura Open” Bupati Cup 2026″ Dongkrak UMKM dan Wadah Pencari Bakat

26 Mei 2026 - 05:57

Foto : Festival Karaoke Dangdut Madura Open Bupati Sumenep Cup 2026

Pemkab Sumenep Gelar Festival Perempuan Pesisir, Dongkrak Peran Perempuan Pesisir Dalam Melestarikan Seni Budaya Tradisional 

26 Mei 2026 - 04:58

Foto : Kegiatan Festival Perempuan Pesisir di Pantai Slopeng Sumenep Madura Jawa Timur

Momentum Hardiknas 2026 ; Kadisdik Sumenep Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Merata

22 Mei 2026 - 02:09

Foto : H.Mohammad Iksan, S.Pd.,M.T., Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.