SUMENEP, NETSATU.COM.- Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Cabang Sumenep melakukan langkah strategis dengan melakukan kegiatan silaturahmi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Senin (22-6-2026) siang.
Silaturahmi LKNU PCNU Sumenep ke Dinas Kesehatan salah satu langkah yang tepat sebab kunjungan strategi ini beda dengan silaturahmi internal NU sendiri dengan tujuan harus “mutualisme” yang mana NU dapat dukungan, dan Dinas Kesehatan sendiri dapat jejaring kader sampai desa.
Kepala Dinkes kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes., melalui Kepala Bidang Kesmas Dinkes P2KB Sumenep Desy Febryana, S.Kep.Ns., Mengatakan bahwa
Silaturahmi tersebut bertujuan menjalin kemitraan strategis antara LKNU PCNU Sumenep dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep untuk penguatan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
” Kegiatan Silaturahmi tersebut bertujuan menjalin kemitraan strategis antara LKNU PCNU Sumenep dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep untuk penguatan pelayanan kesehatan berbasis komunitas” ungkapnya.
Perlu diketahui bahwa kegiatan Silaturahmi dilaksanakan langsung di Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep sekira pukul 12.00 Wib dengan Tujuan Khusus diantaranya :
1. Perkenalan dan Komitmen.
Memperkenalkan struktur baru LKNU PCNU Sumenep + komitmen khidmah NU di bidang kesehatan.
2. Sinkronisasi Program. Menyelaraskan program kerja LKNU 2026 dengan prioritas Dinkes: CKG di beberapa kecamatan, stunting, lansia, BPJS, rujukan kepulauan (ambulance laut), program rumah singgah.
3. Akses Data & Jejaring.
Memohon dukungan data by-name by-address warga stunting/lansia/difabel biar program LKNU tepat sasaran.
4. Kolaborasi Lapangan.
Mengajukan program bareng: “Jemput Bola e-KTP + Cek Kesehatan Lansia”, Ambulance.
5.Penguatan Kapasitas.
Meminta Dinkes bantuan tenaga dan sarana di tiap-tiap Puskesmas.
SASARAN
Sasaran Primer.
1. Dari Dinkes.
Kepala Dinkes Kab. Sumenep, Kasubag Hukum, Kepegawaian Dan Umum.
2. Dari LKNU.
Ketua LKNU PCNU Sumenep + jajaran pengurus harian, Ketua LKNU MWCNU 3-5 perwakilan
Sasaran Sekunder/Output:
1. MoU/Nota Kesepahaman
lisan/tulis tentang kerjasama kesehatan berbasis pesantren & jamiyah NU.
2. Jadwal rutin.
pertemuan koordinasi tiap 3 bulan.
3. Izin akses.
Puskesmas untuk program LKNU: screening gratis, edukasi, ambulance.
4. Dukungan logistik.
vitamin, alat cek tensi, rujukan cepat untuk program sosial LKNU
Beberapa pesan kunci ke Dinkes Sumenep:
Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep menyambut baik kerja sama dan kolaborasi dari LKNU PC NU Sumenep.
1. Ambulance laut bisa dicover BPJS jika transportasinya/perahunya spesifikasi ambulance laut.
2. Rumah sehat, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep sudah menindaklanjuti beberapa rumah sehat di beberapa tempat termasuk di Bali.
3. Kepesertaan BPJS kesehatan/UHC di Kabupaten Sumenep ada beberapa yang dinonaktifkan Kemensos, namun Pemerintah Kabupaten Sumenep siap memfasilitasi masyarakat untuk dilayani kesehatannya secara gratis melalui program UHC, dengan syarat KTP Kabupaten Sumenep.
4. Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep mendukung program LKNU PC NU Sumenep melakukan CKG di beberapa tempat komunitas masyarakat (kompolan) sejalan dengan program Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep “Sempol Sehat”.
( Red/Dav)








