Menu ✖

Mode Gelap

NEWS Netsatu.com · 24 Agu 2026

Malam Tasyakuran HUT RI Ke-81, Bupati Sumenep; Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, Tapi Amanah Harus Diisi Karya Nyata, Pengabdian Dan kontribusi Terbaik


					Foto : Malam Tasyakuran HUT RI KE-81 Berlangsung di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) Perbesar

Foto : Malam Tasyakuran HUT RI KE-81 Berlangsung di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS)

SUMENEP, NETSATU COM.- Pemerintah kabupaten Sumenep menyelenggarakan malam tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT)RI Ke-81 yang diselenggarakan di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS) pada hari Rabu (19-08-2026) malam.

Malam tasyakuran itu menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus merefleksikan tanggung jawab generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonia semata, melainkan kemerdekaan itu harus diwujudkan melalui kerja dan pengabdian yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.

“Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi amanah yang harus kita isi dengan karya nyata, pengabdian, dan kontribusi terbaik untuk kemajuan Sumenep,” katanya.

Dia mengatakan bentuk perjuangan generasi saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan pada masa lalu. Jika dahulu kemerdekaan diperjuangkan dengan melawan penjajahan, kini semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan, pembangunan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, Fauzi meminta generasi muda tidak kehilangan semangat untuk berkontribusi. Pendidikan dan kreativitas, kata dia, harus menjadi bagian dari perjuangan untuk menyiapkan masa depan Sumenep.

“Generasi penerus harus mampu menerjemahkan semangat perjuangan para pahlawan melalui pendidikan, kreativitas, inovasi, serta berbagai kegiatan positif yang membangun masa depan,” ujarnya.

Fauzi juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga.

“Mengisi kemerdekaan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat melalui gotong royong, kepedulian sosial, dan kontribusi sesuai bidang masing-masing,” katanya.

Menurut Fauzi, semangat persatuan juga perlu terus dijaga di tengah perubahan sosial dan perkembangan global. Perbedaan di masyarakat seharusnya menjadi kekuatan untuk membangun daerah, bukan menjadi sumber konflik.

“Kita harus menjaga persatuan, toleransi dan gotong royong, karena kemajuan Sumenep akan semakin kuat jika seluruh masyarakat bergerak dalam semangat kebersamaan,” katanya.

Dia mengatakan semangat kemerdekaan juga harus terlihat dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan warga.

“Perjuangan hari ini kita lanjutkan melalui pembangunan, pelayanan publik yang baik, pengabdian, dan kerja keras agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” kata Fauzi.

Malam tasyakuran juga menjadi ruang bagi Pemkab. Sumenep untuk mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. Berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan sebelumnya digelar masyarakat mulai dari tingkat rukun tetangga, desa, kecamatan hingga kabupaten.

Bupati Fauzi berharap, rangkaian perayaan kemerdekaan tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan. Menurut dia, berbagai kegiatan tersebut seharusnya menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan persaudaraan.

Dia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan suasana kondusif sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah. Berbagai persoalan di tengah masyarakat, kata dia, perlu diselesaikan melalui dialog, kerukunan, dan semangat gotong royong.

Menurutnya, HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Tantangan generasi sekarang adalah meneruskan cita-cita para pendahulu melalui kerja nyata dan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus kita jadikan energi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan yang terbaik bagi Sumenep,” sambutnya. (IBNU HAJAR)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Anak Dibawah Umur Dikeroyok Sejumlah Warga, Para Pelaku Diduga Tetangga Korban

22 Oktober 2026 - 08:37

Foto : ARR Korban Dugaan Kasus Penganiayaan

Momentum Hari Santri Nasional 2026 : Wabup Sumenep Tegaskan MQK Bukan Sekedar Ajang Lomba Semata, Melainkan Wadah Santri Yang Berilmu, Berakhlak dan Berdaya Saing

21 Oktober 2026 - 17:17

Foto : Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim S.H.,M.H.Saat Sambutan di Acara Pembukaan MQK di Aula MAN Sumenep

Jawa Timur Dorong PSEL Surabaya, Sampah Disiapkan Jadi Sumber Energi Listrik

16 Oktober 2026 - 01:54

Foto : Kepala DLH Jawa Timur, Dr. Nurkholis, S.Sos., M.Si., saat diwawancarai langsung di Hotel Excotel Surabaya

Diskominfo Jatim Perkuat Program Perisai Anak, Dorong Ruang Digital Aman bagi Pelajar

15 Oktober 2026 - 09:07

Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 : Kabupaten Sumenep Raih Prestasi Gemilang Juara 1 Pada Tiga Kategori 

13 Oktober 2026 - 01:27

Foto : Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 : Kabupaten Sumenep Raih Prestasi Gemilang Juara 1 Pada Tiga Kategori

Momentum Hari Kesaktian Pancasila: Bupati Sumenep Tegaskan Perkuat Komitmen Nilai-nilai Pancasila 

13 Oktober 2026 - 00:50

Foto : Bupati Sumenep, Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H. Saat Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.