Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 25 Nov 2025

Moment Hari Guru Nasional ; Guru Kemenag Sumenep Tercoreng Dugaan Kuat Praktik Pungli Diklat Guru Bersertifikasi 


					Foto : Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep Perbesar

Foto : Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep

SUMENEP, NETSATU.COM,- Hari Guru Nasional menjadi momen untuk mengenang jasa para pendidik yang biasa dikenal dengan pahlawan tanpa tanda jasa. Peringatan Hari Guru yang tahun ini jatuh pada hari Selasa, 25 November 2025 tentu menjadi moment spesial bagi para guru dan murid.

Hal ini tentu di momen yang sepesial guru yang bertugas dibawah naungan kemenag Sumenep Tercoreng atas dugaan kuat praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh penyelenggara Diklat guru bersertifikasi yang di gelar pada Kamis dan Sabtu, tanggal 20 dan 22 September 2025, bertempat di Yayasan Tanwirul Hija, Desa Cangkreng kecamatan lenteng kabupaten Sumenep.

Dalam pelaksanaan kegiatan Diklat pembelajaran guru bersertifikasi tersebut para peserta di pungut biaya sebesar Rp.75.000,- perorang untuk dapatnya ikut pelatihan diklat, hal ini tentu bertentangan dengan regulasi yang ada sebab hal ini tentu di atur dalam :

1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

2. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan

3. Peraturan Menteri Agama (PMA) terkait sertifikasi guru agama.

Pengawas tidak boleh melakukan pelatihan guru sertifikasi dengan pungutan biaya, pelatihan guru sertifikasi seharusnya dilakukan secara gratis dan profesional, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumenep, Edi Hariyanto, saat dikonfirmasi terkait pelatihan guru sertifikasi baik via telepon maupun via WhatsApp sejak kemarin hingga hari ini tidak ada tanggapan, kemudian wartawan netsatu.com mencoba datangi ke tempat kerjanya yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Tentu hal ini menjadi dugaan kuat atas praktik pungli saat pelaksanaan Diklat guru bersertifikasi yang di gelar di yayasan Tanwirul Hija Lenteng Sumenep beberapa hari yang lalu.

Perlu diketahui, bahwa guru di Indonesia memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan karier yang mencakup pengembangan kualitas melalui berbagai program pelatihan, program ini disediakan tanpa biaya oleh pemerintah, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 40, pendidik dan tenaga kependidikan berhak memperoleh pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan kualitas.

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dinilai Kebal Hukum, Penguasa Tambang Galian C Tetap Beroperasi, Sehari Pasca Sidak Investigasi Pemkab Sumenep

15 Januari 2026 - 04:27

Foto : Gambar ilustrasi

Tim Investigasi Pemkab Sumenep Geruduk Tiga Lokasi Sarang Tambang Galian C Tak Berijin

14 Januari 2026 - 10:43

Foto : Tim Investigasi Pemkab Sumenep Saat Melakukan Investigasi Lokasi Sarang Tambang Galian C di Tiga Titik

Bupati Aceh Barat dan Wabup Gelar Rapat Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat, Pembahasan Program RKPD Tahun Anggaran 2026 di Aula Teuku Umar

13 Januari 2026 - 01:10

Aksi Nekad Dugaan Penganiyaan Bersama Terhadap Tenaga Kesehatan di Puskesmas Batuan Sumenep Berujung Laporan Polisi

12 Januari 2026 - 14:12

Langkah-langkah RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Hadapi Penyakit Musim Pancaroba 

11 Januari 2026 - 16:47

Foto : dr.Erlyati.,M.Kes., Direktur utama RSUD dr.H.Moh.Anwar Kabupaten Sumenep

Direktur RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Meminta Masyarakat Untuk Waspadai Penyakit Super Flu 

11 Januari 2026 - 15:24

Foto : dr.Erlyati.M.Kes., Direktur utama RSUD dr.H.Moh.Anwar Kabupaten Sumenep
Trending di Kesehatan

Sorry. No data so far.