Menu ✖

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 24 Nov 2025

Diduga Kuat Ajang Praktik Pungli ; Diklat Guru Sertifikasi di Kemenag Sumenep Dipungut Biaya untuk Ikut Pelatihan


					Foto : Pelaksanaan Diklat pembelajaran bagi guru bersertifikasi Perbesar

Foto : Pelaksanaan Diklat pembelajaran bagi guru bersertifikasi

SUMENEP, NETSATU.COM,- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep melalui Kelompok Kerja Kepala (KKM) Madrasah Ibtidaiyah bersama para pengawas madrasah resmi menggelar Diklat Pembelajaran bagi guru bersertifikasi pada Kamis dan Sabtu, 20 dan 22 September 2025, bertempat di Yayasan Tanwirul Hija, Desa Cangkreng.

Dalam pelaksanaan kegiatan Diklat pembelajaran guru bersertifikasi tersebut para peserta di pungut biaya sebesar Rp.75.000,- perorang untuk dapatnya ikut pelatihan diklat, hal ini tentu bertentangan dengan regulasi yang ada sebab hal ini tentu di atur dalam :

1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

2. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan

3. Peraturan Menteri Agama (PMA) terkait sertifikasi guru agama.

Pengawas tidak boleh melakukan pelatihan guru sertifikasi dengan pungutan biaya, pelatihan guru sertifikasi seharusnya dilakukan secara gratis dan profesional, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Guru berhak mendapatkan pelatihan yang berkualitas tanpa beban biaya yang tidak seharusnya dimintai kepada setiap peserta Diklat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep Abdul Wasid dikonfirmasi via selulernya tidak dapat tersambung.

Sementara Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumenep, Edi Hariyanto, dikonfirmasi terkait pelatihan guru sertifikasi yang seakan dijadikan ajang bisnis mencari cuan dengan dipungut biaya itu menyarankan agar langsung kepada KKM (Kelompok Kerja Madrasah).

” Di banner sudah ada penyelenggaranya. Silahkan langsung ke KKM,” katanya dengan singkat.

Pernyataan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag kabupaten Sumenep justru mengundang kecurigaan kuat seolah tidak tahu terkait kegiatan Diklat pembelajaran guru bersertifikasi, padahal sudah jelas regulasinya.

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jawa Timur Dorong PSEL Surabaya, Sampah Disiapkan Jadi Sumber Energi Listrik

16 Oktober 2026 - 01:54

Foto : Kepala DLH Jawa Timur, Dr. Nurkholis, S.Sos., M.Si., saat diwawancarai langsung di Hotel Excotel Surabaya

Diskominfo Jatim Perkuat Program Perisai Anak, Dorong Ruang Digital Aman bagi Pelajar

15 Oktober 2026 - 09:07

Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 : Kabupaten Sumenep Raih Prestasi Gemilang Juara 1 Pada Tiga Kategori 

13 Oktober 2026 - 01:27

Foto : Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 : Kabupaten Sumenep Raih Prestasi Gemilang Juara 1 Pada Tiga Kategori

Momentum Hari Kesaktian Pancasila: Bupati Sumenep Tegaskan Perkuat Komitmen Nilai-nilai Pancasila 

13 Oktober 2026 - 00:50

Foto : Bupati Sumenep, Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H. Saat Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Sekretariat DPRD Sumenep Ikuti Festival Kuliner Nusantara 2026, Hadirkan Mento Sekawan Angkat Kekayaan Kuliner Tradisional

11 Oktober 2026 - 09:18

Foto : Sekretariat DPRD Sumenep Ikuti Festival Kuliner Nusantara 2026, Hadirkan Mento Sekawan Angkat Kekayaan Kuliner Tradisional

GMS dan Tim Kuasa Hukum Imam Fadli Audiensi Dengan Pemkab Sumenep, Soroti Penggunaan DAU Tanah Dungkek Yang Diduga Fiktif  

8 Oktober 2026 - 13:53

Foto : Saat Audiensi GMS, Kuasa Hukum Imam Fadli dan Pemkab.Sumenep di Ruang Asisten III Setda Kab.Sumenep
Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.