Menu ✖

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 20 Sep 2025

Zubairi,S.H, Angkat Bicara ; Kepala Puskesmas Pamolokan Terancam Dilaporkan 


					Foto : drg.Novia Sri Wahyuni, M.Kes., Kepala Puskesmas Pamolokan Sumenep Madura Jawa Timur Perbesar

Foto : drg.Novia Sri Wahyuni, M.Kes., Kepala Puskesmas Pamolokan Sumenep Madura Jawa Timur

SUMENEP, NETSATU.COM,- Seorang dokter pimpinan merupakan dokter yang memegang peran formal sebagai atasan atau pemimpin dalam suatu tim medis atau organisasi kesehatan yang bisa mengelola, memotivasi, dan mengembangkan tim, serta membuat keputusan strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien dan organisasi, yang paling penting adalah menjunjung tinggi nilai-nilai aturan hukum yang berlaku di negara ini.

Akan tetapi, kondisi puskesmas pamolokan Sumenep, Madura, Jawa Timur justru berbalik arah mengundang beribu pertanyaan publik, dengan tenangnya seorang pimpinan puskesmas dengan apa yang terjadi beberapa hari yang lalu berupa pungutan liar berkedok jasa parkir di instansi yang ia pimpin, dr.novi saat dijumpai mengatakan boleh saja.

” Boleh saja asal ada legal formalnya, tidak di hari efektif ” ucap nya.

Dengan pernyataan apa yang disampaikan dr.novi selaku pimpinan puskesmas tersebut memantik persoalan atas apa yang terjadi, sebab nyatanya dilapangan sudah jelas petugas parkir puskesmas tersebut tidak ber atribut ijin resmi hanya mengeluarkan secarik kertas putih kosong yang bertuliskan plat nomor kendaraan yg diparkir dihalaman puskesmas tersebut, ironisnya tarif yang dikenakan diatas normal parkir yang dianjurkan oleh pemerintah yakni sebesar 5.000 per motor.

Yang lebih menarik lagi, bahwa puskesmas tersebut dibuka UGD rawat inap 24 jam, jika halaman parkir puskesmas ditempati kendaraan parkir apalagi kondisi full otomatis dapat mengganggu kelancaran pelayanan masyarakat.

Sementara itu salah satu aktivis muda sekaligus pemerhati hukum Sumenep Zubairi, S.H., mengatakan tindakan pungutan liar jelas melanggar hukum.

” Terkait terjadinya tindakan pungutan parkir liar yg dilakukan oknum di Puskesmas di Sumenep,

1. Bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan. Apalagi menarik uang dari pengendara di atas ketentuan.

2. Bahwa tindakan itu bisa dikategorikan sebagai Pungutan liar mestinya mendapat atensi dari APH, dlm hal ini adalah kepolisian resort Sumenep.

3. Bahwa tindakan tersebut dapat dianggap melanggar ketentuan pasal 368 dan 335 KUHP tentang pemerasan.

4. Bahwa tindakan tersebut juga dapat dikategorikan pungutan liar yang merupakan tindakan koruptif dan dapat ditangani oleh Satgas Saber Pungli. Dalam konteks ini bisa di cek pada Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2023. Katanya.

Redaksi mencoba menghubungi ketua IDI Sumenep, akan tetapi dirinya tidak ada di Sumenep, menghadiri acara dinas keluar kota.

 

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bupati Sumenep Patut Diapresiasi JSI Atas Pembangunan Infrastruktur Sekaligus Akses Layanan Masyarakat

23 September 2026 - 02:13

Foto : Bupati Sumenep Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H Saat Pidatonya Di Acara Pelantikan Organisasi Wartawan JSI

Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

17 September 2026 - 03:08

Foto : Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

16 September 2026 - 01:59

Foto : Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

OPD Wajib Tahu, Rancangan SK Bupati dan Peraturan Bupati Wajib Melalui Fasilitasi Bagian Hukum Sebelum Unggah Ke Aplikasi SIPBRO

14 September 2026 - 06:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si.,Kabag Hukum Setda kabupaten Sumenep

Bagian Hukum Setda Kab.Sumenep Terapkan SOP Baru, Pastikan SK Bupati dan Perbub Tersusun Lebih Tertib

14 September 2026 - 01:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si. Kepala Bagian Umum Setda Kab.Sumenep

Tempo Berjudi Di Madura, Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan

12 September 2026 - 10:56

Foto: Fauzi As
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.