SUMENEP, NETSATU.COM,- Pemerintah kabupaten Sumenep kembali menggelar Festival Takjil sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama khususnya masyarakat Sumenep, kegiatan ini menghadirkan momentum istimewa bertajuk Festival Berbagi Takjil yang melibatkan seluruh OPD dan kecamatan se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang digelar Minggu, 1 Maret 2026 pukul 16.00 WIB itu dipusatkan di dua titik, yakni depan Kantor Dinas Sosial & P3A serta depan Kantor Kecamatan Lenteng. Ribuan paket takjil disiapkan untuk masyarakat sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian sosial.
Festival ini bukan sekadar membagikan makanan pembuka puasa. Lebih dari itu, ia menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan karakter, mengajarkan empati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai solidaritas.
“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial. Melalui Festival Berbagi Takjil ini, kami ingin seluruh OPD dan kecamatan tidak hanya hadir sebagai institusi, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang saling menguatkan,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo.
Menurutnya, berbagi takjil mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna besar dalam membangun budaya berbagi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.
Festival ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi bahwa nilai kebersamaan adalah fondasi utama kemajuan daerah. Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, maka Sumenep tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kokoh dalam nilai kemanusiaan.
Di bawah langit Ramadhan yang teduh, senyum masyarakat yang menerima takjil menjadi bukti bahwa kebaikan selalu menemukan jalannya. Sumenep kembali menunjukkan, bahwa berbagi bukan tentang jumlah, melainkan tentang ketulusan.
( Red/ Dav )








