Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 10 Nov 2025

Dinkes P2KB Sumenep Dukung Penuh Langkah Kongkrit Bupati Fauzi Dalam Pemenuhan Sarana Kesehatan Di Pulau Giliraja.


					Foto : H.Nur Insan, S.Kep.,Ns.,M.Kes. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Perbesar

Foto : H.Nur Insan, S.Kep.,Ns.,M.Kes. Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep

SUMENEP, NETSATU.COM,- Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat khususnya di Kepulauan Giliraja, Giligenting dan sekitarnya.

Kepala Dinas kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana (Dinkes P2KB) Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.,Kes., melalui Kepala Bidang Sumber daya kesehatan H.Moh.Nur Insan, S.Kep.Ns.,M.Kes., mengatakan bahwa Pustu Giliraja belum bisa dinaikkan status dari Pustu ke Induk dalam waktu dekat, sebab sarana dan prasarana belum bisa dikategorikan untuk naik ke status induk.

Selain itu pihak Dinas Kesehatan P2KB Sumenep terus memaksimalkan untuk mendorong langkah kongkrit Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk dapatnya berupaya untuk mendekatkan sarana kesehatan itu kepada masyarakat sekitar.

“Kepala Dinas Kesehatan P2KB itu terus memaksimalkan untuk mendorong langkah Bupati Sumenep untuk mendekatkan sarana kesehatan kepada masyarakat”, ujar Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep, Senin ( 10-11-2025 ).

Selain itu ia menyampaikan, Pada saat sarana kesehatan itu berada ditengah masyarakat naik ke status induk maka disitu otomatis SDM nya akan bertambah lengkap.

” Pada saat sarana kesehatan itu berada ditengah masyarakat naik ke status induk maka disitu SDM nya akan lengkap, disitu ada tenaga dokter umum, apotiker, tenaga analis, dokter gigi, ini semua merupakan syarat untuk dilengkapi dengan tujuan masyarakat giliraja dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh berobat ke daratan”, imbuhnya.

Dalam pemenuhan kategori status standar puskesmas induk di perkirakan butuh anggaran 4 sampai 6 Milyard.

“Biaya pemenuhan dalam mencapai status puskesmas induk diperkirakan butuh biaya 4 sampai 6 Milyard”, Tutupnya.

(Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lapas Batam Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas Serta Penyerahan Penghargaan Pegawai Teladan

27 Juli 2026 - 09:47

Foto : Lapas Batam Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas Serta Penyerahan Penghargaan Pegawai Teladan

Kriteria Sanksi Jika Pelaku Usaha Lalai Terhadap Pelaporan LKPM

27 Juli 2026 - 02:44

Foto : Bimbingan Teknis, Pembinaan Dan Pendampingan Penyampaian LKPM Tri Wulan II Dan Semester I Tahun 2026 Di Lantai II Kantor DPMPTSP Kabupaten Sumenep

DPMPTSP Sumenep Gelar Bimtek Kinerja Pelaporan LKPM Selama 2 Hari

27 Juli 2026 - 02:11

Foto : kiri H.Herman Hariyanto Kabid Penanaman Modal, Tengah Heru Santoso Kepala DPMPTSP, Kanan Kukuh Sekretaris DPMPTSP, Saat Gelar Bimtek LKPM

Tim Wasdalbin DPMPTSP Sumenep Gerak Cepat Tangani Bina Pelaku Usaha Jelang Batas Akhir LKPM

27 Juli 2026 - 01:46

Foto : Tim Wasdalbin DPMPTSP Terjun Langsung Ke Pelaku Usaha

Kepala DKPP Sumenep Prediksikan Tembakau Di Sumenep Bakal Mengalami Pemulihan Signifikan Tahun 2026

26 Juli 2026 - 10:19

Foto : Chainur Rasyid, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep

Kepala DKPP Sumenep Tegaskan Peran Strategis Pengawasan Dalam Menjaga Mutu Pelaksanaan Seluruh Program Pertanian.

26 Juli 2026 - 09:49

Foto : Sambutan Kepala DKPP Sumenep Dalam Kegiatan Sosialisasi Di Kecamatan Ganding
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.