SUMENEP, NETSATU.COM,- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Workshop Penguatan Kesehatan Reproduksi dan Skrining Layak Hamil Calon Pengantin.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel De Baghraf Sumenep pada hari Selasa tanggal 10 Februari 2026, yang dihadiri langsung 65 peserta dari instansi pemerintah terkait yakni dari Pengadilan Agama, Kemenag, Kepala KUA, Pj KB Kespro Puskesmas se kab. Sumenep.
Sebanyak tiga Narasumber yang telah mengisi dalam acara tersebut diantaranya;
1. Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil
2. Hakim Pengadilan Agama Kab. Sumenep
3. Katimker KIA DinkesP2KB.
Sementara itu Kepala Dinas P2KB Kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah,M.Kes., melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Desy Febryana, S.S.T., M.M.Kes., mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan workshop adalah Penguatan Kerjasama dan Sinergitas Lintas Sektor terkait Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Reproduksi dan Skrining Layak Hamil dalam Upaya Penurunan AKI AKB dan Prevalensi Stunting di Kabupaten Sumenep.
“Tujuan kegiatan tersebut merupakan Penguatan Kerjasama dan Sinergitas Lintas Sektor terkait Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Reproduksi dan Skrining Layak Hamil dalam Upaya Penurunan AKI AKB dan Prevalensi Stunting di Kabupaten Sumenep”ungkapnya.
Perlu diketahui bahwa Materi yang dibahas dalam workshop tersebut diantaranya ;
1. Pencatatan Pernikahan Non Muslim di Disdukcapil
2. Membangun Ketahanan Keluarga melalui Perlindungan Perempuan dan Anak
3. Paparan Evaluasi Pelaksanaan Kespro Catin
4. Penyusunan Strategi Inovatif Kespro Catin
5. Penyusunan MOU antara Dinkes dan Disdukcapil terkait kewajiban calon catin non muslim mendapatkan pelayanan kespro catin dan skrining layak hamil di Puskesmas.
6. Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama oleh Perwakilan Dinkes, Disdukcapil, Kemenag dan Pengadilan Agama.
( Red/Dav )








