Menu ✖

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 18 Sep 2025

Kepala Puskesmas Pamolokan Pilih Takut Bawahan Dari Pada Hukum yang Berlaku 


					Foto : drg.Novia Sri Wahyuni, M.Kes Kepala Puskesmas Pamolokan Sumenep Madura Jawa Timur Perbesar

Foto : drg.Novia Sri Wahyuni, M.Kes Kepala Puskesmas Pamolokan Sumenep Madura Jawa Timur

SUMENEP, NETSATU.COM,- Kepala Puskesmas Pamolokan Sumenep, Madura, Jawa Timur saat ini viral dibeberapa media sosial atas pernyataannya sewaktu dimintai keterangan atas tudingan parkir liar, yang tentu saat ini dikabarkan tidak baik-baik saja.

Diberitakan sebelumnya bahwa puskesmas Pamolokan dinilai jadi tempat sarang pungutan liar lewat jasa parkir saat Festival Kerapan Sapi beberapa hari yang lalu yang ditarif uang parkir sebesar 5.000 per unit sepeda motor.

drg.Novia Sri Wahyuni, M.Kes., selaku kepala puskesmas Saat dijumpai mengatakan dirinya merasa kurang nyaman jika melarang parkir dihalaman puskesmas dirinya karena takut dinilai jahat oleh bawahannya.

” Saya tahu mas, sekali lagi masak saya mau dibilang jahat saya baru Datang umur satu tahun, hey parkir stop duu jahatnya itu dokter Novi gimana coba ” katanya.

Seorang pemimpin seharusnya berpikir secara objektif dan logis atas perbuatan seorang bawahannya, jika bawahan tersebut salah dan melanggar seorang pimpinan harus bersikap tegas, apa lagi melindungi dan mendukung atas perbuatan bawahannya yang salah.

Seorang dokter Aparatur Sipil Negara (ASN) tentunya harus patuh hukum karena dua kategori utama: hukum yang mengatur profesi kedokteran (seperti UU Kedokteran dan Etik Kedokteran Indonesia), dan hukum yang mengatur ASN (seperti etika ASN dan peraturan kepegawaian).

Kepatuhan ini penting untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, menjaga profesionalisme, serta menghindari sanksi administratif hingga pidana atas kelalaian atau perbuatan melanggar aturan.

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

GMS dan Tim Kuasa Hukum Imam Fadli Audiensi Dengan Pemkab Sumenep, Soroti Penggunaan DAU Tanah Dungkek Yang Diduga Fiktif  

8 Oktober 2026 - 13:53

Foto : Saat Audiensi GMS, Kuasa Hukum Imam Fadli dan Pemkab.Sumenep di Ruang Asisten III Setda Kab.Sumenep

20 Tahun Kasus Sengketa Tanah Desa Dungkek Sumenep Tak Kunjung Selesai, GMS dan Kuasa Hukum Desak Pemkab.Sumenep Bersikap Kooperatif

8 Oktober 2026 - 12:36

Foto : Kasus Sengketa Tanah Desa Dungkek kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

Tim Verifikasi dan Validasi KDMP Sumenep Mulai Terapkan Pemeriksaan Terhadap Sejumlah Gerai yang Sudah Terbangun.

6 Oktober 2026 - 01:27

Foto : Tim Verifikasi dan Validasi KDMP Sumenep Melakukan pemeriksaan Terhadap Sejumlah Gerai yang Sudah Terbangun. Foto : Tim Verifikasi dan Validasi KDMP Sumenep Melakukan pemeriksaan Terhadap Sejumlah Gerai yang Sudah Terbangun.

Desil Jadi Kendala KIP-K, Unitomo Beri Jalan Keluar Lewat Beasiswa Afirmasi

3 Oktober 2026 - 01:18

Foto : Salah satu calon mahasiswa unitomo yang mengadu belum keterima kuliahnya melalui jalur KIP-K karena terkendala Desil

Kepala Disdik Sumenep Hadiri Pelantikan dan Pengokohan Pengurus Jurnalis Sumenep Independen periode 2026-2029

29 September 2026 - 12:59

Foto : H. Mohammad Iksan, S.Pd.,MT. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep

Bupati Sumenep Patut Diapresiasi JSI Atas Pembangunan Infrastruktur Sekaligus Akses Layanan Masyarakat

23 September 2026 - 02:13

Foto : Bupati Sumenep Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H Saat Pidatonya Di Acara Pelantikan Organisasi Wartawan JSI
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.