Menu ✖

Mode Gelap

NEWS Netsatu.com · 10 Apr 2025

Kinerja Pemerintah Desa Juluk- Saronggi Disoal, Bertahun-tahun Warganya Hidup Menderita di Gubuk Gedek Bambu


					Foto ; Gambar ilustrasi Kades Juluk Yang Diduga Tutup Mata Terhadap Persoalan Warganya Perbesar

Foto ; Gambar ilustrasi Kades Juluk Yang Diduga Tutup Mata Terhadap Persoalan Warganya

SUMENEP, NETSATU.COM – Pemerintah Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul kondisi memprihatinkan salah satu warganya yang hidup bertahun-tahun dalam gubuk tidak layak huni, sementara berbagai program bantuan pemerintah pusat diduga tidak tepat sasaran.

Pasangan suami istri bernama Sadimin dan Hanna, yang tinggal di Dusun Polay, Desa Juluk, harus menjalani kehidupan dalam keterbatasan ekstrem. Rumah mereka hanya berdinding gedek bambu dengan ukuran sekitar 5 meter persegi, tanpa atap layak, dan tidak memiliki kamar mandi memadai. Untuk mandi, keduanya hanya mengandalkan tumpukan batu bata sebagai alas.

Ironisnya, akses infrastruktur di sekitar lokasi rumah mereka cukup baik. Jalan lebar dan beraspal melintas tak jauh dari gubuk reyot yang mereka tempati, membuat ketimpangan sosial di wilayah tersebut kian mencolok.

Lebih menyedihkan lagi, Sadimin dan Hanna tidak pernah tersentuh bantuan perumahan seperti BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) maupun RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang digelontorkan pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memunculkan dugaan bahwa distribusi bantuan di Desa Juluk tidak dilakukan secara transparan dan adil.

Tim media Netsatu.com berupaya mengonfirmasi langsung kepada Kepala Desa Juluk terkait persoalan ini. Namun, dua kali kunjungan yang dilakukan tak membuahkan hasil.

Pada kesempatan pertama, keluarga Kepala Desa menyampaikan bahwa yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah karena ada acara keluarga.

“Sobung Pak, Pak Kades keluar (gak ada Pak, Pak Kades Keluar,red),” ungkap seorang ibu pada siang hari pada media ini.

Pada kesempatan kedua, alasannya berubah menjadi menghadiri tahlilan.

“Sobung Pak Kalebun entar Tahlil (gak ada Pak Kades lagi Tahlil,” ungkap istri Kades Juluk pada malam hari kepada media netsatu.com.

Ketidakhadiran Kepala Desa untuk memberikan penjelasan kian memperkuat dugaan publik terhadap lemahnya kinerja pemerintahan desa dalam menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bahkan, Progam BSPS dan RTLH ini sudah berjalan belasan tahun. Tapi, hingga saat ini belum ada sentuhan serius bagi keluarga Bapak Sadimin dan Ibu Hanna ini. Tak tanggung-tanggung, kediaman keluarga ini tidak jauh dari rumah sang Kades atau sekitar satu kilo meter.

Situasi ini memicu keprihatinan banyak pihak dan menimbulkan tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Sumenep serta instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi, serta memastikan agar bantuan sosial benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.

 

(Red/Dav)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bupati Sumenep Patut Diapresiasi JSI Atas Pembangunan Infrastruktur Sekaligus Akses Layanan Masyarakat

23 September 2026 - 02:13

Foto : Bupati Sumenep Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H Saat Pidatonya Di Acara Pelantikan Organisasi Wartawan JSI

Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

17 September 2026 - 03:08

Foto : Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

16 September 2026 - 01:59

Foto : Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

OPD Wajib Tahu, Rancangan SK Bupati dan Peraturan Bupati Wajib Melalui Fasilitasi Bagian Hukum Sebelum Unggah Ke Aplikasi SIPBRO

14 September 2026 - 06:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si.,Kabag Hukum Setda kabupaten Sumenep

Bagian Hukum Setda Kab.Sumenep Terapkan SOP Baru, Pastikan SK Bupati dan Perbub Tersusun Lebih Tertib

14 September 2026 - 01:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si. Kepala Bagian Umum Setda Kab.Sumenep

Tempo Berjudi Di Madura, Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan

12 September 2026 - 10:56

Foto: Fauzi As
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.