SUMENEP, NETSATU.COM,- Konser Akbar Mila dan Valen ( Milen ) DA-7 Indosiar mengundang sejuta ummat khususnya masyarakat Sumenep dari kota hingga ke pelosok desa, tak hanya itu ratusan warga diluar kota seperti kabupaten Pamekasan dan Sampang juga ikut serta padati lapangan GOR.A.Yani Sumenep, Jumat (2-1-2026) malam.
Konser Akbar yang diharapkan meriah justru menuai banyak hujatan, kecewa atas musik pengiring dinilai tak sesuai ekspektasi, bagaimana tidak, para pendukung dan Milen lover’s mengharapkan sang idola untuk konser diwilayahnya dengan tampil spektakuler, namun euforia mendadak berubah jadi perbincangan hangat di beberapa media sosial bahkan di salah satu komunitas dangdut Sumenep.
Sementara itu, sejumlah pengurus Pemerhati Artis Musik Dangdut Sumenep saat dimintai keterangan mengatakan bahwa musik penggiring ini bukan musisi sumenep, melainkan dari luar kota Sumenep.
“Itu semua pengiring musik Milen DA-7 bukan orang Sumenep” tegasnya.
Kemudian ia menambahkan bahwa musisi sumenep itu semua tergabung ke dalam Pemerhati Artis Musik Dangdut Sumenep ( pamdas ), perlu diketahui, pamdas merupakan komunitas besar seniman musik sumenep yang tergabung dalam satu komunitas.
Atas banyaknya hujatan pengiring musik Milen DA-7 tersebut, justru pihak Pamdas Sumenep merasa kaget dan ikut menyayangkan atas perform malam ini yang di gelar di GOR A.Yani Sumenep.
(Redaksi)








