Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 13 Mar 2026

Pemkab Sumenep Pastikan Penjualan Daging Bersertifikat Halal di Pasar Tradisional 


					Pemkab Sumenep Pastikan Penjualan Daging Bersertifikat Halal di Pasar Tradisional  Perbesar

SUMENEP, NETSATU — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya meningkatkan jaminan keamanan dan kehalalan produk pangan bagi masyarakat.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mencanangkan penjualan daging bersertifikat halal di pasar tradisional.

Pencanangan tersebut dilakukan di salah satu kios daging di pasar tradisional dengan melibatkan sejumlah pedagang daging setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan produk daging yang beredar di masyarakat memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kehalalan.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat sejumlah pejabat daerah bersama para pedagang memegang banner bertuliskan “Kios Daging Pak Surat/Sultani Berasal dari RPH Manding yang telah bersertifikat halal dan NKV”.

Banner tersebut menandakan bahwa daging yang dijual di kios tersebut berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) yang telah memiliki sertifikasi halal serta Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa pencanangan daging bersertifikat halal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan jaminan kualitas daging kepada masyarakat.

Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan produk pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong agar daging yang dijual di pasar berasal dari RPH yang telah memenuhi standar kesehatan dan kehalalan.

“Pencanangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa daging yang beredar di pasar benar-benar berasal dari rumah potong hewan yang telah memiliki sertifikasi halal serta NKV,” ujar Chainur Rasyid.

Ia menjelaskan bahwa sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa proses pemotongan hewan telah memenuhi standar kesehatan hewan, sanitasi, serta tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat Islam.

Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran para pedagang daging agar lebih memperhatikan asal-usul produk yang mereka jual kepada masyarakat.

 

Chainur Rasyid menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembinaan kepada para pedagang serta pengelola rumah potong hewan agar standar tersebut dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan ke depannya.

“Kami berharap para pedagang daging di pasar tradisional dapat mengikuti langkah ini sehingga masyarakat semakin percaya terhadap kualitas daging yang dijual,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli, menyampaikan bahwa pencanangan daging bersertifikat halal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap pasar tradisional.

Menurutnya, dengan adanya jaminan halal dan standar kesehatan dari RPH, masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk membeli daging di pasar rakyat.

“Pasar tradisional harus mampu memberikan jaminan kualitas produk kepada masyarakat. Dengan adanya daging bersertifikat halal ini, konsumen akan merasa lebih aman dan nyaman,” kata Moh Ramli.

Ia juga menilai bahwa langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pasar modern.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap seluruh pedagang daging di Kabupaten Sumenep dapat secara bertahap menggunakan pasokan daging dari rumah potong hewan yang telah memiliki sertifikasi resmi.

Selain memberikan jaminan keamanan pangan, program ini juga menjadi bentuk perlindungan terhadap konsumen agar mendapatkan produk yang sesuai dengan standar kesehatan dan kehalalan.

Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas distribusi pangan di daerah serta memastikan bahwa masyarakat mendapatkan produk daging yang aman, sehat, dan halal.

( Red/Dav)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemkab Sumenep Peringati Maulid Nabi Saw 2026 : Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah 

4 September 2026 - 05:39

Foto : Pemkab Sumenep Menggelar Maulid nabi Muhammad Saw Bersama Majlis Attaufiq

Peredaran Diduga Rokok Ilegal Merk Manchester R7 Semakin Laris Terjual, Petugas Bea Cukai Batam dan APH Diminta Segera Bertindak

2 September 2026 - 04:39

Diduga Maraknya Judi Tebak Angka Di Toko Lina Dan kedai Kopi Golden, Kapolres Karimun Dinilai Tutup Mata

2 September 2026 - 02:35

Video Syur Perselingkuhan Ning Putri Kyai dengan Santri Ponpes di Kota Kediri Viral di Website Dewasa

1 September 2026 - 08:26

Foto : Foto ilustrasi puluhan generasi muda melihat video tak senonoh Ning Putri Kyai Ponpes besar di Kota Kediri dengan santri sopir tayang di situs dewasa

1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan

1 September 2026 - 03:44

Foto : 1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan

Oknum Santri dan Ning Putri Pengasuh Ponpes Ternama di Kota Kediri Disinyalir Jalin Hubungan Terlarang di Kediaman Kyai

31 Agustus 2026 - 12:32

Foto : Ilustrasi
Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.