Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 11 Jan 2026

RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Kategorikan 10 Besar Jenis Penyakit Yang Mendominasi di Kabupaten Sumenep Sepanjang Tahun 2025


					Foto : dr.Erlyati.,M.Kes., Direktur utama RSUD dr.H.Moh.Anwar Kabupaten Sumenep Perbesar

Foto : dr.Erlyati.,M.Kes., Direktur utama RSUD dr.H.Moh.Anwar Kabupaten Sumenep

SUMENEP, NETSATU.COM,- Sepanjang Tahun 2025 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumenep mengkategorikan 10 jenis Penyakit yang paling dominan menyerang warga.

Inilah 10 jenis Penyakit yang paling mendominasi di kabupaten Sumenep diantaranya:

1.single live birth

Single live birth merupakan istilah medis untuk kelahiran hidup tunggal, yaitu kondisi saat hanya satu bayi yang lahir hidup (menunjukkan tanda-tanda kehidupan seperti bernapas, detak jantung, atau gerakan otot) dalam satu proses persalinan, bukan kembar atau lebih.

Single: Hanya satu bayi yang lahir dalam satu waktu.

Live: Bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah terlepas dari ibu (bukan lahir mati atau keguguran).

Contoh penggunaan:Jika seorang wanita melahirkan satu bayi yang bernapas, itu adalah single live birth.

Jika ia melahirkan kembar, itu bukan single live birth (itu twin live birth ).

2.Nausea And Vomiting

Nausea and vomiting (mual dan muntah) adalah gejala umum di mana nausea (mual) adalah sensasi tidak nyaman di perut dan tenggorokan yang terasa ingin muntah, sedangkan vomiting (muntah) adalah keluarnya isi lambung secara paksa melalui mulut, seringkali setelah mual, dan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi mulai dari kehamilan, infeksi, hingga efek samping obat-obatan.

3.Singleton Born in Hospital

Singleton born in hospital” adalah istilah medis (sering digunakan dalam kode ICD-10 seperti Z38.00) yang artinya bayi tunggal yang lahir hidup dan tempat kelahirannya adalah rumah sakit, bukan di luar rumah sakit, merujuk pada kelahiran tunggal, bukan kembar.

4.Non-Insulin-Dependent Diabetes Mellitus Without Neorogical Complications

Non-insulin-dependent diabetes mellitus with neurological complications (NIDDM dengan komplikasi saraf) adalah Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) yang telah menyebabkan kerusakan pada sistem saraf (neuropati diabetik), akibat gula darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang, di mana tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau tidak memproduksi cukup insulin untuk mengendalikan gula darah. Komplikasi saraf ini sering disebut neuropati diabetik dan dapat menimbulkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, nyeri pada kaki dan tangan, serta mempengaruhi organ lain seperti sistem pencernaan atau jantung.

5.Anaemia, Unspecified

Anemia unspecified (atau anemia tidak ditentukan, kode ICD-10 D64.9) adalah istilah medis untuk anemia saat penyebab spesifiknya belum diketahui, tetapi ditandai gejala umum seperti lemas, pucat, pusing, mudah lelah, dan sesak napas, karena tubuh kekurangan cukup sel darah merah sehat untuk mengangkut oksigen. Anemia sendiri berarti jumlah sel darah merah atau hemoglobin di bawah normal, yang dapat disebabkan oleh kurang produksi, kehilangan darah, atau penghancuran sel darah merah berlebihan, seringkali berhubungan dengan kekurangan zat besi atau nutrisi lain.

6. Other And Unspecified Abdominal Pain 

Other and unspecified abdominal pain” atau nyeri perut lainnya dan tidak spesifik adalah istilah medis (sering dikodekan sebagai R10.4 dalam ICD-10) untuk rasa sakit di area perut yang penyebabnya belum diketahui secara pasti atau tidak termasuk dalam kategori nyeri perut spesifik lainnya, sering kali bersifat fungsional seperti Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS) atau gangguan pencernaan fungsional lainnya, bisa akut maupun kronis, dan memerlukan investigasi lebih lanjut untuk diagnosis pasti.

7. Unspecified Acute Lower Respiratoty Infection

Unspecified acute lower respiratory infection (ISPB) adalah istilah medis untuk infeksi akut yang terjadi di saluran pernapasan bawah (paru-paru dan saluran napas di bawah tenggorokan), seperti pneumonia atau bronkitis, yang penyebabnya tidak spesifik atau belum teridentifikasi jelas saat diagnosis awal, dan dapat ditandai dengan gejala seperti batuk, sesak napas, dan demam.

8. Gastroenteritis And Colitis Of Unspecified Origin

Gastroenteritis dan Kolitis Infeksius adalah peradangan pada saluran pencernaan (lambung dan usus/usus besar) yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti virus, bakteri, atau parasit, sering ditandai diare, kram perut, mual, muntah, dan bisa disertai demam, akibat konsumsi makanan/minuman terkontaminasi atau kontak dekat dengan penderita. Ini adalah kondisi umum yang biasanya sembuh sendiri, tetapi memerlukan perhatian medis jika parah, terutama untuk mencegah dehidrasi

9. Essential ( Primary) Hypertension

Essential primary hypertension adalah jenis tekanan darah tinggi (hipertensi) yang paling umum (sekitar 90-95% kasus) dan tidak memiliki penyebab medis yang jelas atau tunggal, sehingga sering disebut juga hipertensi primer atau idiopatik, dan berkembang perlahan akibat interaksi faktor genetik, gaya hidup (pola makan tidak sehat, kurang gerak, merokok, alkohol), dan faktor lingkungan lainnya.

10. Volume Depletion

Volume depletion (deplesi volume) adalah kondisi medis serius akibat penurunan volume cairan ekstraseluler (cairan di luar sel) secara signifikan, terjadi ketika kehilangan natrium (garam) dan air melebihi asupan, yang bisa menyebabkan syok hipovolemik jika tidak ditangani segera. Ini berbeda dengan dehidrasi biasa, karena melibatkan hilangnya garam dan air secara bersamaan, yang mengganggu volume darah sirkulasi dan memicu respons tubuh kompleks.

Sementara itu Direktur RSUD Sumenep dr.Erlyati saat di jumpai mengatakan untuk menghindari 10 penyakit tersebut hendaknya gaya hidup sehari-hari harus dijaga dan diperhatian sebab gaya hidup ini salah satu syarat untuk menghindari 10 penyakit Besar ini, Jumat (7-1-2026)

” Yang harus diperhatikan oleh masyarakat yakni gaya hidup dengan berolahraga makan yang sehat teratur dan istirahat yang cukup ” katanya.

Agar kesehatan tubuh tetap terpantau dengan baik, lakukan medical checkup secara berkala sesuai dengan anjuran dokter, pemeriksaan tersebut memungkinkan Anda mengetahui sedini mungkin gangguan kesehatan atau penyakit yang mungkin diderita. Semakin dini penyakit terdeteksi, maka akan semakin cepat pula penanganan yang dapat dilakukan.

(Red/Dav)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Budi Jhon Ketua PAC PDI Perjuangan Batuan Sumenep Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 15:16

Foto : Hendra Budi Yanto Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Batuan Sumenep Madura Jawa Timur

Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol.

26 Mei 2026 - 08:43

Foto : Fauzi As

Kalapas Batam Pimpin Razia Gabungan, APH dan Satopspatnal Sisir Kamar Hunian Warga Binaan

26 Mei 2026 - 06:22

Pemkab Sumenep Bakal Gelar Festival Karaoke Dangdut Madura Open” Bupati Cup 2026″ Dongkrak UMKM dan Wadah Pencari Bakat

26 Mei 2026 - 05:57

Foto : Festival Karaoke Dangdut Madura Open Bupati Sumenep Cup 2026

Pemkab Sumenep Gelar Festival Perempuan Pesisir, Dongkrak Peran Perempuan Pesisir Dalam Melestarikan Seni Budaya Tradisional 

26 Mei 2026 - 04:58

Foto : Kegiatan Festival Perempuan Pesisir di Pantai Slopeng Sumenep Madura Jawa Timur

Momentum Hardiknas 2026 ; Kadisdik Sumenep Tekankan Pentingnya Kolaborasi Dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Merata

22 Mei 2026 - 02:09

Foto : H.Mohammad Iksan, S.Pd.,M.T., Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sumenep
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.