Menu ✖

Mode Gelap

Kesehatan · 17 Nov 2025

Seorang Petugas Puskesmas Pandian Sumenep Dinilai Congkak Tak Beretika, Citra Puskesmas Tercoreng


					Foto : dr.Fatimatul Insaniyah Kepala Puskesmas Pandian Sumenep Madura Jawa Timur Perbesar

Foto : dr.Fatimatul Insaniyah Kepala Puskesmas Pandian Sumenep Madura Jawa Timur

SUMENEP, NETSATU,- Salah satu petugas kesehatan Puskesmas Pandian Sumenep Madura Jawa Timur dinilai  congkak tak beretika dan tidak punya akhlak yang baik, terlihat dalam rekaman video berdurasi 14 detik seorang petugas pelayanan kesehatan di Puskesmas Pandian tersebut tengah asyik menikmati handphone, headset terpasang di telinga dan parahnya lagi kaki nya diletakkan diatas meja kerjanya.

Menurut pantauan, salah satu calon pasien berinisial MM berkeinginan daftar check-up di ruang lokasi pelayanan depan Puskesmas pada hari Jumat 14 September 2025 siang, beberapa kali memanggil petugas yang berada didalam, akan tetapi petugas tersebut asyik menikmati handphone nya dengan telinga ditutup headset dan kaki digerakkan santai diatas meja kerjanya sesuai dengan yang terlihat direkaman vidio yang beredar.

“Saya rencana mau daftar check-up mas, datang ke ruang depan pelayanan sebelum masuk, saya manggil-manggil petugasnya beberapa kali tidak didengar sebab telinganya ditutup headset dan kakinya di taruk diatas meja kerjanya,” katanya.

Hal ini tentu membuat petugas Puskesmas Pandian Sumenep dinilai tidak profesional dan kurangnya rasa hormat baik terhadap atasan, antar rekan kerja, serta yang paling signifikan terhadap masyarakat / pasien sebab Puskesmas tersebut merupakan tempat pelayanan masyarakat luas tentu hal ini dapat merusak CITRA nama baik Puskesmas tersebut.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pandian Sumenep dr. Fatimatul insaniyah saat dikonfirmasi mengatakan, petugas yang ada diruang loket pelayanan Puskesmas bukanlah seorang petugas puskesmas melainkan seorang Cleaning service.

“Itu seorang CS petugas kebersihan, kan itu sudah ditutup loketnya, kalau Jumat tutup jam 10 Pak” katanya, Senin (17-11-2025).

Atas pernyataan Kepala Puskesmas tersebut justru memantik persoalan sebab, jika yang dimaksud bukanlah petugas puskesmas, maka akan muncul pertanyaan, apakah cleaning service itu bukanlah bagian keluarga besar puskesmas?

Petugas cleaning service termasuk keluarga besar puskesmas karena peran petugas cleaning service sangat penting dalam menjaga kebersihan dan higienis lingkungan pelayanan kesehatan, serta masuk dalam kategori staf pendukung yang memiliki tugas dan tanggung jawab spesifik dalam operasional puskesmas.

Pernyataan Kepala Puskesmas Pandian dr. Fatimatul Insaniyah justru terindikasi melindungi anak buahnya,sebab kepala Puskesmas itu harus bijak dan transparan dalam tangani masalah, menjaga nama baik puskesmas, bukan melindungi anak buahnya yang salah.

Sebab perbuatan kaki di letakkan diatas meja kerja adalah perbuatan yang congkak dan tidak ber etika, mengenai petugas yang berada di dalam loket Pelayanan Puskesmas Pandian Sumenep masih bertanya-tanya apakah petugas cleaning service ataukah petugas pelayanan kesehatan Puskesmas sendiri??.

(Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Desil Jadi Kendala KIP-K, Unitomo Beri Jalan Keluar Lewat Beasiswa Afirmasi

3 Oktober 2026 - 01:18

Foto : Salah satu calon mahasiswa unitomo yang mengadu belum keterima kuliahnya melalui jalur KIP-K karena terkendala Desil

Kepala Disdik Sumenep Hadiri Pelantikan dan Pengokohan Pengurus Jurnalis Sumenep Independen periode 2026-2029

29 September 2026 - 12:59

Foto : H. Mohammad Iksan, S.Pd.,MT. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep

Bupati Sumenep Patut Diapresiasi JSI Atas Pembangunan Infrastruktur Sekaligus Akses Layanan Masyarakat

23 September 2026 - 02:13

Foto : Bupati Sumenep Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H Saat Pidatonya Di Acara Pelantikan Organisasi Wartawan JSI

Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

17 September 2026 - 03:08

Foto : Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

16 September 2026 - 01:59

Foto : Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

OPD Wajib Tahu, Rancangan SK Bupati dan Peraturan Bupati Wajib Melalui Fasilitasi Bagian Hukum Sebelum Unggah Ke Aplikasi SIPBRO

14 September 2026 - 06:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si.,Kabag Hukum Setda kabupaten Sumenep
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.