SUMENEP, NETSATU.COM,- Sikap arogan Plt.Kadinkes Sumenep Agustiono Sulasno menunjukkan sikap yang kurang elok di ucapkan saat dirinya dihubungi via seluler lewat ponsel Sekretaris Dinas (Sekdis) saat aksi demontrasi berlangsung pada tanggal 31-1-2024 yang lalu.
Dirinya sempat terlontar kata-kata yang tidak pantas dilontarkan seorang pimpinan terkait persoalan dalam mengeluarkan rekomendasi penutupan klinik kecantikan ilegal,
Perlu diketahui klinik kecantikan ilegal yang dimaksud beralamatkan di jln.adirasa perum alam permai asri Desa kolor kecamatan kota Sumenep.
Hal ini menjadi sebuah atensi Bupati Sumenep dalam menanggapi sikap arogan yang dilontarkan oleh seorang Pimpinan Dinas di Kabupaten Sumenep, masihkah plt Kadinkes dipertahankan di posisi seorang kepala Dinas?.
Sementara koordinator Sumenep Forum Sudarsono menegaskan bahwa dirinya sangat kecewa dengan sikap dari Plt Kepala Dinas Kesehatan yang terkesan anti kritik. Padahal yang bersangkutan adalah abdi negara yang digaji dari uang rakyat.
“Kami sebagai rakyat punya hak untuk mengkritik seorang pejabat yang kami nilai tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. Apalagi yang bersangkutan digaji oleh negara dimana sumber keuangannya dari uang rakyat,” katanya.
Endar menambahkan bahwa tidak sepantasnya seorang pimpinan instansi pemerintah daerah bersikap arogan dan bahkan melontarkan kata-kata kasar seperti “colokna” (mulutnya) kepada rakyat yang datang untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah.
“Kami datang untuk mengkritik kinerja dari para pemangku kebijakan di Dinas Kesehatan yang terkesan melindungi dan memberikan perlakuan istimewa terhadap SA Beauty Clinic dan Academy yang jelas-jelas telah melakukan pelanggaran medis yang berpotensi mengarah pada pidana,” tandasnya.
Dalam hal ini tindakan seorang Plt.Kadinkes Sumenep menunjukkan tidak kompeten dan tidak layak menjadi seorang pemimpin.
( Amin/Red )








