Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 19 Nov 2025

Turnamen Futsal Menpora Cup 2025 BEM KM UNIBA Madura Menuai Kabar Amburadul


					Foto : Kanan salah satu peserta Turnamen Futsal Menpora Cup 2025, kiri Kampus Uniba Sumenep Madura Jawa Timur Perbesar

Foto : Kanan salah satu peserta Turnamen Futsal Menpora Cup 2025, kiri Kampus Uniba Sumenep Madura Jawa Timur

SUMENEP, NETSATU.COM,- Turnamen Futsal yang di gelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kegiatan Mahasiswa (KM) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura dalam rangka Menpora Cup 2025.menuai kabar tak sedap di semua kalangan, Rabu( 19-11-2025).

Polemik muncul dikarenakan kurangnya ketidak transparansian aliran keuangan, Setelah peserta mempertanyakan transparansi panitia mengenai hadiah, sponsor, dan pengelolaan dana pendaftaran, kini muncul pengakuan dari internal panitia yang justru menambah hangat gejolak yang bermunculan.

Ajang yang berlangsung di Gor Ahmad Dahlan UNIBA ini awalnya diharapkan menjadi simbol sportivitas dan kebanggaan mahasiswa se-Madura. Namun kenyataannya, kritik datang bertubi-tubi dari peserta yang merasa dirugikan oleh kebijakan panitia yang dianggap tidak profesional dan curang.

Di ketahui di group peserta Turnamen Futsal Menpora cup BEM KM Uniba Madura Seorang peserta mengungkapkan ketidak puasannya.

“Loh masak cuma kayak gini mas, klarifikasi-nya? Kalau soal sponsor itu seharusnya panitia sudah siap. Masak mahasiswa tidak bisa ambil keputusan yang tepat di event sebesar ini?” ujarnya dengan nada kesal.

Keluhan lain muncul menyebut nominal hadiah yang dinilai tidak masuk akal dibandingkan biaya pendaftaran.

“Pendaftaran 350 ribu tapi uang pembinaan Juara 3 cuma 260 ribu. Masak gak ada rasa belah kasih? Minimal nutup uang pendaftaran lah, ini malah jauh dari itu,” tegas salah satu peserta.

Gejolak makin menguat setelah tim redaksi mencoba menghubungi bendahara Menpora Cup UNIBA berinisial M melalui WhatsApp. Dalam pesan yang diterima, M menyampaikan bahwa dirinya hanya berperan sebagai penerima dana, sebab uang masuk di minta oleh PJ( Penanggung jawab ) acara, bukan pemegang anggaran utama.

“Iya benar saya bendahara, tapi saya hanya penerima, bukan pemegang,” tulis M.

“Mohon maaf, terkait uang hadiah dan lain-lain itu tidak ada transparansi dari PJ (D). Setiap uang masuk ke saya, itu saya laporkan ke PJ (D), dan saya langsung disuruh tarik serta diserahkan ke PJ.” ungkapnya.

Pernyataan ini memunculkan dugaan kuat bahwa keputusan terkait aliran dana dan pengelolaan anggaran sepenuhnya berada di tangan penanggung jawab kegiatan ( PJ ) inisial D

Sementara itu redaksi mencoba klarifikasi langsung dari penanggung jawab Menpora Cup BEM KM UNIBA Madura, berinisial D, tidak membuahkan hasil. Nomor yang bersangkutan tidak merespons panggilan maupun pesan yang dikirimkan.

Kemudian redaksi mencoba menghubungi Ketua pelaksana namun WhatsApp dan nomer ketua pelaksana tersebut tidak bisa dihubungi.

Ketiadaan jelasan dari pihak yang paling bertanggung jawab ini membuat peserta semakin geram dan mempertanyakan integritas penyelenggaraan event tersebut.

Sebelumnya, salah satu admin Instagram Menpora Cup BEM KM UNIBA serta rapat internal panitia BEM mengungkap bahwa dalam rapat internal telah disepakati untuk hadiah Juara 1: Rp2.500.000, Juara 2: Rp2.000.000, Juara 3: Rp1.500.000, Juara harapan 1: Rp1.000.000 Namun fakta di lapangan, hadiah justru dipangkas yang dinilai tidak layak, juara 1=Rp1.000.000, juara 2=Rp500.000, juara 3= Rp260.000, dan juara harapan 1=Rp230.000.

“Ini yang bikin gejolak dan bisa merusak citra UNIBA Sumenep sendiri,” ungkap admin tersebut dalam pesan yang sudah beredar di grup peserta.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BEM KM UNIBA maupun panitia resmi masih bungkam. Peserta kini menuntut klarifikasi publik dan transparansi penuh, termasuk laporan penggunaan dana pendaftaran yang mencapai ratusan ribu per tim.

Jika polemik ini tidak segera diselesaikan, Menpora Cup yang seharusnya menjadi ajang kebanggaan mahasiswa Madura terancam meninggalkan moment buruk dan hilangnya kepercayaan peserta pada event-event kampus di masa mendatang.

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Peduli Lingkungan Asri : Polsek Lenteng Gandeng Forkopimcam, Jajaran Kepala Desa dan Sejumlah Instansi Gelar Kerja Bakti di Pasar Lenteng

13 Februari 2026 - 03:11

Foto : Kapolsek Lenteng Iptu Dovie Eudy Zendy, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Pimpin Langsung Kegiatan Kerja Bakti di Pasar Lenteng

Pengukuhan Dekopinda Kabupaten Sumenep dan Rakerda I Tahun 2026

12 Februari 2026 - 04:56

Foto : prosesi Pengukuhan DEKOPINDA Kabupaten Sumenep dan Rakerda I Tahun 2026

Pamdas Sumenep Gelar Rapat Akbar Pembentukan Panitia Santunan Anak Yatim 2026

11 Februari 2026 - 14:25

Foto : Pamdas Sumenep Gelar Rapat Akbar Pembentukan Panitia Santunan Anak Yatim 2026 di Kediaman Bapak Buchari Pabian Sumenep Madura

Peduli Difabel ; RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Gelar Penyuluhan Gratis 

11 Februari 2026 - 01:08

Foto : RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Menggelar Penyuluhan Gratis Bagi Kaum Difabel

Hotel Swiss-Belinn Manyar Surabaya Bakal Sambut Ramadhan Penuh Kejutan; Royal Mediterranean Iftar Buffet Hadir Dengan Nuansa Mediterania

5 Februari 2026 - 00:06

KM Sabuk Nusantara 51 dan KM Sabuk Nusantara 74 Kapal Terbaik Pilihan Masyarakat Kepulauan Sumenep 

30 Januari 2026 - 18:39

Gambar ilustrasi : KM Sabuk Nusantara 51 dan KM Sabuk Nusantara 74
Trending di Ekonomi

Sorry. No data so far.