Menu

Mode Gelap

NEWS Netsatu.com · 1 Sep 2026

1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan


					Foto : 1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan

Perbesar

Foto : 1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan

JAKARTA, NETSATU.COM.– Ribuan massa petani tebu dari berbagai daerah di Indonesia memadati kawasan depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Sesuai dengan rencana yang telah disuarakan sebelumnya, aksi unjuk rasa besar-besaran ini digelar sebagai puncak perjuangan petani atas ketidakpastian kebijakan pemerintah terkait industri gula nasional.

Pantauan di lokasi menunjukkan kawasan Istana dipenuhi gelombang massa yang kompak mengenakan atribut kebanggaan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), yakni kaus berwarna oranye dan topi putih. Mereka datang memaparkan spanduk serta banner berisi kecaman dan tuntutan keras, di antaranya bertuliskan “COPOT MENKO BIDANG PANGAN” dan “PUPUK MAHAL-HPP RENDAH”.

Aksi ini dipimpin oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTRI untuk menegaskan kembali tiga tuntutan utama yang belum terpenuhi:

Penyesuaian HPP Gula: Mengesahkan Kenaikan Harga Pokok Penjualan (HPP) gula petani menjadi Rp16.875 per kilogram guna menutupi pembengkakan Biaya Pokok Produksi (BPP).

Penghapusan HET: Menghapus ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) gula yang dinilai merugikan posisi tawar harga di tingkat petani.

Transparansi & Penetapan Rendemen: Menuntut transparansi penghitungan rendemen oleh Pabrik Gula (PG) serta jaminan batas minimum rendemen sebesar 8 persen di musim giling.

Ketua Umum DPN APTRI, Soemitro Samadikoen, menegaskan bahwa perwakilan petani tidak akan surut langkah sampai pemerintah mengeluarkan keputusan tertulis yang konkret. Langkah turun ke jalan ini terpaksa diambil setelah upaya audiensi—termasuk pertemuan H-1 bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman—belum menghasilkan kejelasan regulasi.

Massa aksi menyatakan siap bertahan di kawasan Istana Merdeka hingga jajaran kementerian terkait dan Presiden menemui perwakilan petani serta memberikan kepastian atas tuntutan yang dibawa.

Hingga berita ini ditulis, aksi penyampaian pendapat di muka umum masih berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

( Bim/Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Oknum Santri dan Ning Putri Pengasuh Ponpes Ternama di Kota Kediri Disinyalir Jalin Hubungan Terlarang di Kediaman Kyai

31 Agustus 2026 - 12:32

Foto : Ilustrasi

Rumah Sakit BHC Sumenep Hadir di Tengah Madura Culture Festival 2026, Hadirkan Layanan Modern dan Edukasi Kesehatan Gratis

29 Agustus 2026 - 03:19

Foto : dr.Tedjo Wahyu Putranto, MM, MARS, FISQua, FIHFAA Direktur Rumah Sakit Baghraf Health Care Sumenep

Semarakkan HUT RI KE-81, Bupati Sumenep Serahkan Bendera Merah Putih Kepada ASN, Wujud Komitmen Pemkab Sumenep Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

26 Agustus 2026 - 14:27

Foto : Dr.H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., Bupati Sumenep Saat Serahkan Bendera Merah Putih

Rayakan HUT RI ke-81 dan HUT DPC Partai Demokrat Sumenep Ke-25 :  Sejumlah Lomba Rakyat  Sukses Digelar

25 Agustus 2026 - 15:47

Foto : Dalam Rangka Merayakan HUT RI ke-81 dan HUT Ke-25 DPC Partai Demokrat Sumenep Menggelar Sejumlah Lomba Rakyat

Malam Tasyakuran HUT RI Ke-81, Bupati Sumenep; Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, Tapi Amanah Harus Diisi Karya Nyata, Pengabdian Dan kontribusi Terbaik

24 Agustus 2026 - 03:32

Foto : Malam Tasyakuran HUT RI KE-81 Berlangsung di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS)

Bupati Sumenep Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Ajak Masyarakat Luas Mengenang Perjuangan Pahlawan Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

24 Agustus 2026 - 02:51

Foto : Dr.H.Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H.,Bupati Sumenep Saat Pimpin Upacara HUT RI KE-81
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.