SUMENEP, NETSATU.COM.- Pemerintah kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( Dinkes P2KB ) terus berupaya untuk mewaspadai bahaya campak.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) drg.Ellya Fardasah, M.Kes. melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dinkes P2KB) Sumenep, H. Achmad Syamsuri mengatakan pertanggal 29 September 2025 hingga saat ini, tidak ditemukan lagi adanya penderita kasus campak.
” Pertanggal 29 September 2025 sudah dinyatakan tidak ada campak mas sudah zero, walau demikian kita selaku tim medis tetap waspada terhadap campak tiap hari kita selalu melakukan monitoring” katanya saat dijumpai redaksi di kantin Dinkes P2KB, Senin ( 10-11-2025 ).
Setalah itu dirinya menyampaikan himbauan kepada segenap orang tua supaya putra-putrinya segera melakukan imunisasi.
” Sekedar himbauan saja, untuk segenap orang tua agar putra-putrinya untuk diimunisasi, mencegah langkah yang tepat dari pada mengobati ” imbuhnya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan penyakit campak di Kabupaten Sumenep.
Selain itu, Pemkab Sumenep juga mendorong seluruh masyarakat untuk turut serta menyukseskan program imunisasi sebagai langkah antisipasi agar masyarakat terhindar dari penyakit campak.
( Red/Dav )








