Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 7 Des 2023

Kinerja Inspektorat Sumenep Dinilai Lemah, Ratusan Plt Kepala Sekolah Dasar Negeri Di Sumenep Disoal


					Kinerja Inspektorat Sumenep Dinilai Lemah, Ratusan Plt Kepala Sekolah Dasar Negeri Di Sumenep Disoal Perbesar

 

Sumenep, Netsatu,- Sejumlah Plt Kepala Sekolah Dasar Negeri di kabupaten Sumenep menjadi perbincangan hangat hususnya di kalangan dunia pendidikan, dalam hal ini jumlah Plt Kepala sekolah Dasar Negeri mencapai 150 lebih yang berada di Kabupaten Sumenep, hal ini tentu menjadi sebuah atensi serta perbincangan hangat.

Dengan maraknya fenomena tersebut tentu menjadi sorotan serius dari sejumlah insan pers yang tergabung di DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Sumenep.

Sejumlah insan Pers dari Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Sumenep menggelar audiensi dengan Pihak Inspektorat Kabupaten Sumenep terkait dengan adanya jumlah ratusan Sekolah Dasar Negeri di Sumenep yang saat ini tidak memiliki kepala sekolah definitif. Rabu ( 6/12/2023).

Ketua DPC AWDI Sumenep, M. Rakib beserta team mempertanyakan sistem kinerja pengawasan dari inspektorat terkait adanya masa jabatan Plt kepala sekolah di sejumlah Sekolah Dasar Negeri  yang berada di kabupaten Sumenep yang sudah melewati batas ketentuan.

Sementara itu Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumenep melalui IRBAN II Eko Andri Yulianto mengatakan permohonan maaf terkait adanya fenomena yang terjadi dikalangan dunia pendidikan khususnya di sejumlah kalangan Plt kepala Sekolah Dasar Negeri di kabupaten Sumenep belum terjamah.

Sistem pengawasan kami lakukan ada dua sistem dalam setahun yakni sistem reguler dan sistem tahunan” ujar Eko yang mewakili IRBAN II.

Tentunya jika dalam sistem pengawasan tersebut jika dilakukan secara prosedural tentunya akan meminimalisir adanya Plt kepala sekolah yang berkepanjangan sehingga lewat batas waktu yang telah ditetapkan.

Salah satu anggota AWDI DPC Sumenep Rasyidi menimpali dengan adanya keterangan yang disampaikan oleh pihak Inspektorat melalui IRBAN II tersebut dirinya menimpali bahwa kinerja Inspektorat Kabupaten Sumenep ini terkesan lemah.

Sementara Asis Munandar selaku IRBAN III Inspektorat Kabupaten Sumenep mengatakan bahwa bukan lemah tapi dengan adanya keterbatas SDM.

” Bukan lemah mas, tapi dengan adanya keterbatasan SDM kami yang sangat minim dengan komposisi auditor yang hanya 33 orang serta T2UPD hanya 6 orang, dimana teman-teman harus mengatasi 330 desa,” katanya.

” Jadi anda bisa bayangkan dengan komposisi teman-teman kami yang 33 orang ples 6 orang yang saya katakan tadi dengan 330 desa ples 4 kelurahan ples 24 OPD dengan dinas pendidikan yang ada sekian ratus SD harus kita awasi secara intens coba bayangkan dengan jumlah orang segitu,” pungkasnya.

( Redaksi )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

KKN Universitas Wiraraja Sumenep di Desa Campor Barat Mengusung Tema “Dari Pajak Untuk Desa”

7 Januari 2026 - 09:38

Foto : KKN Universitas Wirajaya Sumenep di Desa Campor Ambunten

Tak Hanya Soal Pungutan, Penyelenggaraan Diklat Sertifikasi Guru Kemenag Sumenep Dinilai Berpotensi Ciderai Dunia Pendidikan

28 November 2025 - 01:41

Foto : Siswa Terlihat Kocar kacir, Sedangkan Guru Melakukan Pelatihan

Dugaan Praktik Pungli Diklat Guru Sertifikasi Terbongkar, Kepala Kemenag Sumenep dan Kasi Pendma Kompak Tidak Ngantor 

27 November 2025 - 04:28

Foto : Kanan Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep Abdul Wasid, kiri kasi Pendma Kemenag Sumenep Edy Hariyanto

Terbongkar ! Diklat Guru Bersertifikasi Ditubuh Kemenag Sumenep Diduga Kuat Jadi Ladang Basah praktik Pungli Berkala

26 November 2025 - 04:01

Foto : Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep

Moment Hari Guru Nasional ; Guru Kemenag Sumenep Tercoreng Dugaan Kuat Praktik Pungli Diklat Guru Bersertifikasi 

25 November 2025 - 03:06

Foto : Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep

Redaksi Detikzone.id  Kembali Gelar Kegiatan Sosial Rangkul Sedekah Bersama Redaksi Jurnalis Indonesia dan Hamba Allah

16 November 2025 - 14:50

Foto : Pimred Detikzone.id bersama redaksi Jurnalis Indonesia dan Hamba Allah Gelar sedekah sosial kepada masyarakat yang kurang mampu
Trending di Ekonomi

Sorry. No data so far.