SUMENEP, NETSATU,- Pemerintah kabupaten melalui Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) kembali menunjukkan prestasinya dalam pencapaian target realisasi PAD pasar sepanjang tahun 2025.
Pada tahun 2024 DKUPP Kabupaten Sumenep berhasil raih target realisasi PAD pasar diangka 2 Milyar, sedangkan di tahun 2025 pencapaian 2.372 Milyar dengan pencapaian target 92 persen, dengan demikian DKUPP Sumenep berhasil meraih target realisasi PAD pasar dengan pencapaian naik 30 persen dari tahun sebelumnya.
Menurut Moh.Ramli saat dijumpai di kantor Dinas Koperasi UMKM, perindustrian dan perdagangan mengatakan dirinya bangga atas pencapaian realisasi PAD pasar naik diangka 30 persen lebih dari pada tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah tahun 2024 target realisasi PAD Sektor Pasar diangka 2 Milyar dan di tahun 2025 berhasil naik diangka 30 persen lebih, yakni terealisasi diangka 2.372 Milyar” ungkapnya.
Dengan keberhasilan target realisasi PAD di sektor pasar tentu dirinya bersama jajarannya terus berupaya untuk selalu optimis dalam membangun stabilitas pasar di kabupaten Sumenep.
“Sektor pasar ini menjadi perhatian serius kami karena menyentuh langsung masyarakat luas dan tersebar di berbagai wilayah, terutama Pasar Anom di Kecamatan Kota,” ujar Ramli.
Walaupun Pencapaian target realisasi PAD pasar berhasil dicapai sempurna akan tetapi masih ada target yang belum tercapai seperti los pasar masih perlu dikawal penuh sebab salah satu penyebab turunnya pendapatan los adalah masih adanya pedagang yang berjualan di luar area pasar, khususnya di pinggiran dan di bahu jalan.
Rata-rata sektor pasar sudah mencapai 100 persen, cuma di los saja yang belum tercapai. Ini dipicu pedagang di luar area pasar,” jelasnya.
DKUPP Sumenep tetap optimistis untuk terus berupaya melakukan pembenahan dan inovasi, terutama dalam menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung pasar agar aktivitas ekonomi kembali terpusat di dalam area resmi pasar.
(Red/Dav)








