SUMENEP, NETSATU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan fasilitas mudik gratis khusus untuk para santri. Dengan adanya fasilitas mudik gratis, ratusan santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang berasal dari kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo yang telah memfasilitasi mudik gratis kepada para santri ke kampung halaman.
“Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kami berikan kepada pemerintah Kabupaten Sumenep terkhususnya kepada Bupati Sumenep yang telah memberikan fasilitas mudik gratis melalui jalur laut,” kata salah satu santri asal kepulauan Sapudi, Achmad Rofiqi. Selasa (7/3/2025).
Diketahui para santri PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo yang berangkat dari pelabuhan Jangkar Situbondo dengan armada KMP Wicitra Dharma 1 sekitar pukul 10.10 wib dan tiba di pelabuhan Tarebung, pulau Sapudi sekira pukul 13.40 wib. Program mudik gratis santri yang diinisiasi oleh Bupati Sumenep guna memberikan kenyamanan kepada para santri tanpa harus terbebani biaya transportasi.
“Tentu kami para santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo asal Sapudi, mengucapkan banyak terima kasih atas segala upaya dan dukungan dari ASDP, BTPD, serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, terutama kepada Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang telah memfasilitasi transportasi laut secara gratis,” ujarnya.
Disamping itu, Ketua Rayon Putri Ikatan Santri Salafiyah Syafi’iyah Sapudi yang juga bertindak sebagai koordinator kepulangan santri, Qurratul Aini, menjelaskan bahwa kepulangan santri dilakukan dalam dua gelombang guna memastikan kelancaran perjalanan.
“Untuk santri mudik gratis ini berangkat secara bergelombang, yang mana gelombang pertama sebanyak 100 santri dan gelombang ke dua 200 Santri,” terangnya.
Selain itu, untuk program santri mudik gratis ini telah menjadi salah satu program unggulan Pemkab Sumenep dalam mendukung sektor pendidikan dan keagamaan.
Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Yayak Nurwahyudi, menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya para santri yang menimba ilmu jauh dari rumah.
“Kedepan tentu kami akan senantiasa memastikan bahwa para santri bisa pulang dengan aman dan nyaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi. Program ini akan terus kami evaluasi agar bisa semakin baik ke depannya,” jelasnya.
Perlu diketahui juga bahwa, Para santri yang mendapatkan fasilitas mudik gratis ini berharap, program serupa dapat terus berjalan di tahun-tahun mendatang.
Mereka merasa terbantu, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, yang sering menghadapi kesulitan dalam membiayai perjalanan pulang kampung.
“Ini merupakan bukti komitmen Pemkab Sumenep dalam mendukung pendidikan berbasis pesantren, sekaligus meringankan beban masyarakat dalam mobilitas transportasi laut,” pungkasnya.








