Menu ✖

Mode Gelap

Ekonomi · 19 Okt 2025

Dandim 0827 Sumenep Letkol Arm. Bendi Wibisono, SE.,M.Han Pimpin Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih, Wujudkan Ekonomi Desa yang Mandiri


					Foto : Letkol Arm Bendi Wibisono, SE.M.Han Komandan Kodim 0827 Sumenep Perbesar

Foto : Letkol Arm Bendi Wibisono, SE.M.Han Komandan Kodim 0827 Sumenep

SUMENEP , NETSATU.COM,-Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, SE, M.Han, memimpin secara langsung peletakan batu pertama pembangunan gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan nasional melalui sambungan virtual, dengan total 80 ribu gerai koperasi Merah Putih yang dibangun serentak di seluruh Indonesia, mengusung tema besar “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Asisten II Pemkab Sumenep, Wakapolres Sumenep, Kadis Koperasi UMKM Perindag Moh. Ramli, Kadis DPMD Anwar Syahroni, Kepala Desa Pangarangan, unsur Forkopimka Kecamatan Kota, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Dalam keterangannya kepada Media Center Diskominfo Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono menjelaskan bahwa pembangunan gerai koperasi ini merupakan langkah awal yang ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan.

“Harapannya, pada Februari 2026 mendatang seluruh gerai sudah dapat beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, program pembangunan Koperasi Merah Putih mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui PT Agrinas Pangan Nasional, bekerja sama dengan koperasi lokal dan didampingi oleh Satgas TNI di tiap wilayah.

“Untuk wilayah Sumenep, saat ini terdapat enam gerai yang tengah dibangun. Ke depan, jumlahnya akan terus bertambah hingga mencapai 334 gerai di seluruh kecamatan,” jelasnya.

Lebih jauh, Bendi menekankan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan memberdayakan pelaku UMKM serta hasil bumi lokal.

“Koperasi ini menjadi wadah bagi masyarakat desa untuk menggerakkan ekonomi secara mandiri. Hasil bumi dapat dijual dan disimpan melalui koperasi, sementara kebutuhan masyarakat juga dipenuhi dari koperasi itu sendiri. Jadi, roda ekonomi berputar di desa,” ungkapnya.

Selain memperkuat ekonomi desa, Dandim juga menegaskan bahwa TNI akan turut melakukan pengawasan dan pendampingan selama proses pembangunan agar berjalan tepat waktu dan sesuai standar.

“Kalau koperasi ini berjalan dengan baik, maka ekonomi desa tumbuh, dan otomatis berdampak positif terhadap perekonomian nasional,” pungkasnya.

Peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Sumenep menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan Pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis desa. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jawa Timur Dorong PSEL Surabaya, Sampah Disiapkan Jadi Sumber Energi Listrik

16 Oktober 2026 - 01:54

Foto : Kepala DLH Jawa Timur, Dr. Nurkholis, S.Sos., M.Si., saat diwawancarai langsung di Hotel Excotel Surabaya

Diskominfo Jatim Perkuat Program Perisai Anak, Dorong Ruang Digital Aman bagi Pelajar

15 Oktober 2026 - 09:07

Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 : Kabupaten Sumenep Raih Prestasi Gemilang Juara 1 Pada Tiga Kategori 

13 Oktober 2026 - 01:27

Foto : Festival Ekonomi Syariah Regional Jawa 2026 : Kabupaten Sumenep Raih Prestasi Gemilang Juara 1 Pada Tiga Kategori

Momentum Hari Kesaktian Pancasila: Bupati Sumenep Tegaskan Perkuat Komitmen Nilai-nilai Pancasila 

13 Oktober 2026 - 00:50

Foto : Bupati Sumenep, Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H. Saat Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Sekretariat DPRD Sumenep Ikuti Festival Kuliner Nusantara 2026, Hadirkan Mento Sekawan Angkat Kekayaan Kuliner Tradisional

11 Oktober 2026 - 09:18

Foto : Sekretariat DPRD Sumenep Ikuti Festival Kuliner Nusantara 2026, Hadirkan Mento Sekawan Angkat Kekayaan Kuliner Tradisional

20 Tahun Kasus Sengketa Tanah Desa Dungkek Sumenep Tak Kunjung Selesai, GMS dan Kuasa Hukum Desak Pemkab.Sumenep Bersikap Kooperatif

8 Oktober 2026 - 12:36

Foto : Kasus Sengketa Tanah Desa Dungkek kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur
Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.