SUMENEP, NETSATU.COM.- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghimbau bahwa sistem pengawasan pelaksanaan Program Pembangunan Sektor Pertanian Tahun 2026 melalui kegiatan sosialisasi.
Kegiatan yang berlangsung digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ganding kabupaten Sumenep berjalan lancar, Kegiatan itu melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran dalam pengawasan maupun pelaksanaan program pertanian.
Dalam kegiatan tersebut turut Hadir di antaranya perwakilan Polres Sumenep, Kejaksaan, Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep, Korluh Kecamatan Ganding, Lenteng, Guluk-Guluk, dan Batuan.
Selain itu, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari empat kecamatan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Ganding turut bergabung dalam kegiatan sosialisasi.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai mekanisme pengawasan pelaksanaan program pembangunan sektor pertanian sepanjang 2026.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, bahwa suatu pengawasan memiliki peran strategis dalam menjaga mutu pelaksanaan seluruh program pertanian, Kamis(16-07-2026).
“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan seluruh program pertanian berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani, Tegasnya.
Program tersebut diselenggarakan sebagai wujud nyata dalam memastikan seluruh program pertanian berjalan sesuai ketentuan, terbuka, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
( Red/Dav )








