Menu

Mode Gelap

NEWS Netsatu.com · 21 Jun 2026

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Ajak ASN dan Masyarakat Tingkatkan Jiwa Empati Sosial Di Momen Tahun Baru Islam


					Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Dalam Momen Tahun Baru Islam Perbesar

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Dalam Momen Tahun Baru Islam

SUNENEP, NETSATU.COM,- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kabupaten Sumenep menjadikan semangat Muharram sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap anak yatim, kaum dhuafa, lansia, dan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian bersama.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri. Momentum hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan dari satu masa ke masa yang lain, tetapi juga sebagai ajakan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama.

Bupati Sumenep mengatakan bahwa nilai-nilai hijrah yang terkandung dalam Muharram harus diwujudkan dalam kehidupan nyata melalui tindakan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan seremonial semata.

“Momentum Muharram jangan hanya dimaknai sebagai pergantian tahun dalam kalender Islam. Lebih dari itu, Muharram harus menjadi pengingat bagi kita untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, sekaligus meningkatkan kepedulian kepada saudara kita yang membutuhkan,” katanya, kamis(18-06-2026)

Salah satu makna terbesar dari ajaran Islam adalah menghadirkan manfaat bagi orang lain. Karena itu, kepedulian kepada anak yatim, kaum dhuafa, lansia, serta warga yang hidup dalam keterbatasan harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari kesalehan sosial.

Menurut Bupati, kesalehan tidak hanya diukur dari rajinnya seseorang menjalankan ibadah ritual, tetapi juga dari sejauh mana dirinya mampu membantu meringankan beban sesama.

“Di sekitar kita masih banyak anak yatim yang membutuhkan perhatian, kaum dhuafa yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, serta lansia yang menjalani hari-hari dalam keterbatasan. Mereka membutuhkan kepedulian dan uluran tangan kita bersama,” imbuhnya.

Secara khusus, Bupati Fauzi mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep agar menjadikan bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan kepekaan sosial dan memperkuat budaya berbagi kepada masyarakat.

Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut memberikan pelayanan terbaik dalam tugas pemerintahan, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian kemanusiaan.

“Saya mengajak seluruh ASN untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Jadilah pelayan masyarakat yang tidak hanya hadir di balik meja pelayanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” tegasnya.

Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi, tetapi juga bisa melalui perhatian, doa, motivasi, dan dukungan moral.

Bupati Fauzi berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi titik awal lahirnya gerakan kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat Sumenep. Semangat berbagi, saling membantu, dan menguatkan sesama diharapkan terus tumbuh sehingga tidak ada warga yang merasa sendirian menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Mari kita jadikan Muharram sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi sesama. Jika ASN dan masyarakat bergerak bersama menebarkan kebaikan, maka insyaallah Sumenep tidak hanya menjadi daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Ajakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menjadi pengingat bahwa kesalehan tidak hanya tercermin dari ibadah pribadi, tetapi juga dari kepedulian kepada sesama. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan akan menjadi harapan besar bagi mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan.

( Red/Dav)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pemkab Sumenep Peringati Maulid Nabi Saw 2026 : Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah 

4 September 2026 - 05:39

Foto : Pemkab Sumenep Menggelar Maulid nabi Muhammad Saw Bersama Majlis Attaufiq

Peredaran Diduga Rokok Ilegal Merk Manchester R7 Semakin Laris Terjual, Petugas Bea Cukai Batam dan APH Diminta Segera Bertindak

2 September 2026 - 04:39

Diduga Maraknya Judi Tebak Angka Di Toko Lina Dan kedai Kopi Golden, Kapolres Karimun Dinilai Tutup Mata

2 September 2026 - 02:35

Video Syur Perselingkuhan Ning Putri Kyai dengan Santri Ponpes di Kota Kediri Viral di Website Dewasa

1 September 2026 - 08:26

Foto : Foto ilustrasi puluhan generasi muda melihat video tak senonoh Ning Putri Kyai Ponpes besar di Kota Kediri dengan santri sopir tayang di situs dewasa

1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan

1 September 2026 - 03:44

Foto : 1000 Petani Tebu Kepung Istana Merdeka, Desak HPP Gula Rp16.875 dan Copot Menko Bidang Pangan

Oknum Santri dan Ning Putri Pengasuh Ponpes Ternama di Kota Kediri Disinyalir Jalin Hubungan Terlarang di Kediaman Kyai

31 Agustus 2026 - 12:32

Foto : Ilustrasi
Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.