SUMENEP, NETSATU.COM.-Bupati Sumenep Dr.H.Achmad Fauzi Wongso judo,S.H.,M.H melantik langsung Staf Ahli dan juga melantik Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) serta menyerahkan Surat Keputusan Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada 34 pegawai, terdiri dari 12 tenaga kesehatan dan 22 tenaga teknis.
Dalam upaya penting ini yakni untuk memperkuat kualitas birokrasi dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengambil langkah strategis dengan mengisi jabatan staf ahli Bupati.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa staf ahli memiliki peran krusial dalam memberikan telaah, kajian, dan rekomendasi terhadap setiap keputusan kebijakan.
“Pejabat yang menduduki jabatan ini harus bekerja maksimal, profesional, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya di sela-sela pelantikan dan pengambilan sumpah di Kantor Bupati, Rabu (8-4-2026).
taf ahli diharapkan mampu merumuskan kebijakan berbasis data, analisis matang, serta mempertimbangkan dinamika sosial, ekonomi, dan pembangunan yang berkembang di masyarakat.
“Berikan masukan objektif, tajam, dan solutif demi kemajuan daerah,” tegas Bupati.
Perlu diketahui, Pejabat staf ahli yang dilantik antara lain:
Joko Satrio – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan
Hizbul Wathan – Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik
Dedi Falahuddin – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia
Siswahyudi Bintoro – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.
Bupati menekankan pentingnya kompetensi berkelanjutan bagi seluruh pejabat perangkat daerah agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan dinamika kebijakan di tingkat regional maupun nasional.
“Pengisian jabatan staf ahli ini menjadi momentum untuk memperkuat kinerja pemerintahan, mempercepat realisasi program pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegasnya.
Ia menutup sambutannya dengan pesan agar seluruh pejabat menjadikan amanah ini sebagai ladang pengabdian, menunjukkan kinerja terbaik, menjaga kepercayaan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan ini menegaskan komitmen Pemkab Sumenep dalam memperkuat birokrasi yang profesional, responsif, dan mampu menghadirkan kebijakan strategis yang berdampak positif bagi masyarakat.
( Red/ Dav )








