Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 17 Sep 2025

Direktur RSUD dr.Moh.Anwar Sumenep Ajak Masyarakat Untuk Hidup Sehat Lingkungan Serta Pencegahan Penyakit Menular


					Foto :dr.Hj.Erliyati, M.Kes, Direktur RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep Perbesar

Foto :dr.Hj.Erliyati, M.Kes, Direktur RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep

SUMENEP, NETSATU.COM,- Direktur utama RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep dr.Hj.Erliyati.M.Kes mengajak seluruh elemen masyarakat agar supaya hidup sehat dan nyaman sebab hal ini sebagai upaya pencegahan potensi penularan terhadap berbagai penyakit menular di lingkungan rumah sakit, RSUD dr. H. Moh. Anwar, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengajak seluruh keluarga pasien yang berkunjung maupun yang menjaga pasien agar lebih disiplin dalam menjaga kebersihan diri, terutama dengan rutin mencuci tangan dan jika perlu pakai masker. Selasa, (19/8/2025).

Direktur RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep dr. Hj. Erliyati, mengatakan, bahwa selama ini kasus yang berkembang dari keluarga pasien yang ikut menjaga justru ikut mengalami gejala sakit semakin sering terjadi. hal itu tidak lepas dari kurangnya kesadaran menjaga kebersihan saat berada di ruang rawat.

“Kami menemukan beberapa keluarga pasien yang ikut sakit ketika menjaga. Padahal, hal sederhana seperti cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah kontak dengan pasien. Jika perlu pakai masker sehingga dapat mencegah risiko penularan,” ujar dr. Hj. Erliyati.

Lebih lanjut, dr. Erly menuturkan, jika RSUD Sumenep akan terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, namun partisipasi keluarga pasien juga sangat dibutuhkan. Disiplin mencuci tangan, serta menjaga etika batuk dan bersin merupakan bentuk kepedulian bersama demi keselamatan pasien maupun pengunjung rumah sakit.

“Kesehatan pasien adalah prioritas, tetapi jangan lupa keluarga yang menjaga juga harus sehat. Dengan sama-sama menjaga kebersihan, kita bisa memutus rantai penyebaran penyakit menular,”

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, ini seharusnya tidak dianggap sepele. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dan kebiasaan pakai masker bukan hanya melindungi pasien dari risiko infeksi, tetapi juga menjaga keluarga yang datang menjenguk tetap sehat.

“Rumah sakit adalah tempat berkumpulnya berbagai jenis penyakit menular. Jika keluarga pasien abai terhadap kebersihan, risiko penularan bukan hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga bisa terbawa pulang ke rumah dan menulari anggota keluarga lainnya,” tegas dr. Hj. Erliyati.

Untuk itu, pihaknya mengajak supaya masyarakat disiplin mencuci tangan, bahkan jika perlu bermasker di lingkungan rumah sakit perlu menjadi budaya bersama. Sebab, hal kecil bisa berdampak besar jika tidak mendapat atensi dan peran dari masing masing keluarga pasien.

Hal itu sebagai wujud nyata dalam komitmen untuk menciptakan kebersihan dan kenyamanan keluarga pasien maupun pasien yang ada di lingkungan RSUD dr. H. Moh Anwar.

 

( Red/Dav )

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Keren Abis ! Persatuan Dharma Wanita DPMD Sumenep Pilih lagu Asal Papua Dalam Ajang Lomba Nyanyi Lagu Daerah Nusantara

7 Agustus 2026 - 12:58

Foto : Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Dalam Ajang Lomba Nyanyi Lagu Daerah Nusantara

Deputi Imigrasi dan Pemasyarakatan Kemenko Kumham Imipas Kunjungi Lapas Batam, Bahas Overstaying dan KUHP Baru

7 Agustus 2026 - 08:48

Tim Investigasi Media Siber Kembali Temukan Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi Dikawasan Tanjung Uncang Batam

6 Agustus 2026 - 02:08

Satlantas Polresta Sumenep Gelar Giat “Mahameru Lantas” Ciptakan Harmoni Masyarakat Harmoni, Empati, Responsif dan Unggul Dalam Berlalulintas 

5 Agustus 2026 - 23:44

Foto : Petugas Satlantas Polresta Sumenep Saat Menyapa Sopir Ekspedisi Agar Terciptanya Kamseltibcarlantas

Wujudkan Pembinaan Optimal, Rutan Batam Pindahkan 49 Warga Binaan Ke Lapas Batam

5 Agustus 2026 - 03:40

Dugaan Bentuk Kejahatan Berat Aktivitas Penimbunan Mangrove Di Sagulung Kembali Berulah, APH Diminta Tindak Tegas

5 Agustus 2026 - 02:53

Trending di Hukum & Kriminal

Sorry. No data so far.