SUMENEP, NETSATU.COM,- Memasuki musim pancaroba ini, direktur utama RSUD dr.H.Moh.Anwar Sumenep dr. Erlyati.M.Kes.menghimbau kepada masyarakat khususnya di kabupaten Sumenep perlu mewaspadai sejumlah penyakit yang akan muncul.
dr. Erliyati, M. Kes menekankan kepada masyarakat supaya melakukan pencegahan sejak dini sebab penyakit pancaroba merupakan penyakit yang sering muncul saat terjadi peralihan musim (kemarau ke hujan atau sebaliknya) karena perubahan cuaca ekstrem yang memicu berkembang biaknya virus, bakteri, dan jamur serta melemahkan daya tahan tubuh.
Penyakit yang muncul disaat musim pancaroba diantaranya;
1.Gangguan Pernapasan: Flu, batuk, pilek, radang tenggorokan, dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).
2.Demam Berdarah (DBD): Peningkatan kasus karena nyamuk Aedes aegypti berkembang pesat.
3.Diare: Sering disebabkan oleh virus (rotavirus) atau makanan/minuman yang terkontaminasi.
4.Chikungunya: Gejala mirip DBD (demam, nyeri sendi) yang juga ditularkan nyamuk.
5.Penyakit Kulit: Kulit kering, gatal, atau eksim akibat kelembapan yang berubah.
6.Sakit Kepala: Pemicunya bisa perubahan tekanan udara atau suhu ekstrem.
“Penyakit pancaroba tiap tahun tetap ya di bulan-bulan yang sama penyakit yang muncul seperti, sesak, DBD, Diare, chikunguya, penyakit kulit dan sakit kepala ini yang perlu diwaspadai” katanya saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat ( 9 Januari 2026 ).
Selain itu dr. Erliyati mengatakan bahwa pola hidup bersih dan sehat dan menjaga ketahanan tubuh merupakan kunci paling utama dalam menghindari segala macam penyakit.
“Meski bukan musim penghujan, jika itu yang dijaga, tentu kesehatan tubuh tetap terjaga,” imbuhnya.
Dalam hal ini penyakit pancaroba merupakan penyakit yang timbul karena cuaca, maka dari itu dr.Erlyati Menghimbau kepada masyarakat khususnya di kabupaten Sumenep agar selalu waspada pola hidup bersih serta menjaga kesehatan stamina daya tubuh supaya tetap kondisi sehat.
(Red/Dav)








