Menu ✖

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 28 Mei 2026

Tindakan Kekerasan oknum Brimob terhadap Warga Sipil di Desa Alor Besar NTT, Publik Desak Penindakan Tegas terhadap Oknum Brimob


					Foto: Tindakan Kekerasan Oknum Brimob Terhadap Warga Sipil di Desa Alor Besar NTT Perbesar

Foto: Tindakan Kekerasan Oknum Brimob Terhadap Warga Sipil di Desa Alor Besar NTT

ALOR, NETSATU.COM,- Masyarakat Kabupaten Alor kembali dikejutkan oleh tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh dua oknum anggota Brimob terhadap seorang warga sipil berinisial JD di Desa Alor Besar. Peristiwa tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius dan pendarahan hebat di bagian kepala setelah mengalami penganiayaan di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan korban dan sejumlah warga di lokasi kejadian, insiden bermula dari tuduhan kedua anggota Brimob tersebut yang menganggap korban memaki mereka. Namun korban telah berusaha menjelaskan bahwa telah terjadi kesalahpahaman. Penjelasan tersebut tidak dihiraukan. Korban kemudian mengalami pemukulan dan kekerasan fisik hingga mengalami luka serius serta pendarahan di bagian kepala akibat hantaman benda milik anggota Brimob yang hingga kini belum diketahui jenisnya.

Peristiwa itu terjadi di depan jalan Desa Alor Besar dan sempat disaksikan warga sekitar. Kehadiran warga disebut mencegah situasi menjadi lebih buruk. Masyarakat mempertanyakan apa yang mungkin terjadi apabila korban berada di lokasi sepi tanpa pertolongan warga.

Menurut kesaksian warga, salah satu pelaku sempat melarikan diri setelah kejadian sebelum akhirnya diamankan oleh warga setempat. Fakta tersebut semakin memicu kemarahan masyarakat karena dinilai menunjukkan tidak adanya tanggung jawab atas tindakan kekerasan yang terjadi.

Kasus ini memicu keresahan publik karena tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Aparat yang seharusnya melindungi masyarakat justru dituduh melakukan tindakan represif yang membahayakan keselamatan warga.

Masyarakat Kabupaten Alor juga menilai peristiwa-peristiwa kekerasan yang melibatkan oknum aparat tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Jika terus dibiarkan tanpa penindakan tegas dan transparan, tindakan semacam ini berpotensi memicu ketegangan sosial serta merusak hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Oleh karena itu, Aliansi Pemuda Soga Lavo Narang mendesak:

1. Kapolres Alor dan Polda NTT segera mengusut tuntas kasus ini secara terbuka dan profesional.

1. Dua oknum anggota Brimob yang terlibat segera diperiksa dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

3. Korban mendapatkan perlindungan hukum serta penanganan medis yang layak.

4. Institusi kepolisian menyampaikan sikap resmi kepada publik agar kepercayaan masyarakat tidak semakin runtuh.

Tidak boleh ada ruang bagi tindakan kekerasan dan penyalahgunaan kewenangan terhadap warga sipil. Kabupaten Alor membutuhkan rasa aman, keadilan, dan aparat yang benar-benar hadir untuk melindungi masyarakat, bukan menebar ketakutan.

( Red/Bub)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Bupati Sumenep Patut Diapresiasi JSI Atas Pembangunan Infrastruktur Sekaligus Akses Layanan Masyarakat

23 September 2026 - 02:13

Foto : Bupati Sumenep Dr.H.Ahmad Fauzi Wongsojudo, S.H.,M.H Saat Pidatonya Di Acara Pelantikan Organisasi Wartawan JSI

Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

17 September 2026 - 03:08

Foto : Dinkes P2KB Sumenep Melakukan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Arjasa

Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

16 September 2026 - 01:59

Foto : Kepala BDS Batam Silaturahmi ke Lapas Batam, Perkuat Sinergitas Antarinstansi

OPD Wajib Tahu, Rancangan SK Bupati dan Peraturan Bupati Wajib Melalui Fasilitasi Bagian Hukum Sebelum Unggah Ke Aplikasi SIPBRO

14 September 2026 - 06:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si.,Kabag Hukum Setda kabupaten Sumenep

Bagian Hukum Setda Kab.Sumenep Terapkan SOP Baru, Pastikan SK Bupati dan Perbub Tersusun Lebih Tertib

14 September 2026 - 01:56

Foto : Bambang Suyitno, S.H.,M.Si. Kepala Bagian Umum Setda Kab.Sumenep

Tempo Berjudi Di Madura, Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan

12 September 2026 - 10:56

Foto: Fauzi As
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.