Menu

Mode Gelap

NEWS Netsatu.com · 26 Jul 2026

Kepala DKPP Sumenep Prediksikan Tembakau Di Sumenep Bakal Mengalami Pemulihan Signifikan Tahun 2026


					Foto : Chainur Rasyid, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Perbesar

Foto : Chainur Rasyid, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep

SUMENEP, NETSATU.COM.- Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, kembali memprediksi serta keyakinan tinggi angka luas lahan tanam akan kembali naik, setelah sempat terhambat gangguan cuaca pada tahun sebelumnya.

Pertanian disektor tembakau yang tentu menjadi tulang punggung ekonomi pada ribuan petani di Kabupaten Sumenep diprediksi akan mengalami pemulihan signifikan pada musim tanam tahun 2026 ini.

Kenaikan optimisme ini berlandaskan pada ketersediaan sumber air yang cukup merata di wilayah pertanian, serta prakiraan pola cuaca yang jauh lebih bersahabat dibanding periode lalu. Kondisi ini dianggap momen tepat bagi petani untuk memaksimalkan penggunaan lahan garapan mereka.

“Alhamdulillah, petani Sumenep sudah sigap memanfaatkan musim yang ada untuk menanam berbagai komoditas unggulan, salah satunya tembakau. Harapan kami sederhana: hasil panen melimpah, harga jual stabil tinggi, sehingga kesejahteraan petani benar-benar meningkat nyata.” Katanya, Rabu (15/07/2027).

Catatan data DKPP mencatat, pada musim tanam 2025 luas lahan tembakau yang berhasil digarap hanya mencapai 14.000 hektar. Angka ini merosot jauh dibanding tahun 2024 yang tembus 18.000 hektar. Namun, penurunan itu ditegaskan bukan karena berkurangnya minat petani pada komoditas andalan daerah tersebut.

“Perlu kami luruskan: penurunan luas lahan tahun lalu sama sekali bukan karena petani beralih profesi atau tak lagi berminat menanam tembakau. Faktor tunggal penyebabnya adalah cuaca yang tidak berpihak.” ujarnya.

Kemarau basah yang terjadi sepanjang tahun 2025 disebut menjadi alasan utama petani tidak bisa membuka lahan secara maksimal. Untuk mengantisipasi hal serupa terulang, DKPP Sumenep menempatkan seluruh jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang tersebar di setiap kecamatan untuk melakukan pendampingan tanpa henti.

“Pendampingan kami lakukan setiap hari tanpa jeda. Di setiap wilayah sudah ada penyuluh yang bertugas memantau langsung, mulai dari tahap persiapan benih, penanaman, perawatan tanaman, hingga saat masa panen tiba nanti.” jelas Inung sapaannya.

Lebih jauh, Chainur Rasyid berharap musim tanam 2026 ini menjadi titik balik kebangkitan komoditas tembakau yang identik dengan wilayah “Kota Keris” ini. Pemerintah daerah memastikan terus berdiri di samping petani demi mengembalikan kejayaan tembakau Sumenep.

“Kami berharap tahun ini menjadi momen pemulihan total. Jika cuaca mendukung, luas lahan bertambah, hasil panen melimpah, dan harga jual kompetitif, maka pendapatan petani otomatis akan naik dan taraf hidup mereka akan lebih baik.” tutupnya.

( Red/Dav )

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, UPT Pemasyarakatan se-Kota Batam Gelar Aksi Bersih Kemerdekaan

14 Agustus 2026 - 10:03

Lapas Batam Kenalkan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan kepada 9 Peserta Pemagangan

11 Agustus 2026 - 05:11

Bareskrim Polri kembali Gelar Operasi Besar Di HH Club Pelanet 3 Kota Batam, Kepulauan Riau

11 Agustus 2026 - 05:05

Semarak HUT RI ke-81 Rumah Sakit BHC Gelar Lomba, OFC Marketing Buktikan Semangat Kebersamaan Budaya Kerja Serta Engagement Karyawan

9 Agustus 2026 - 10:03

Foto : Kebersamaan Tim OFC Marketing Rumah Sakit BHC Saat Ikuti Lomba HUT RI ke-81

Kepala Disbudporapar Sumenep Hadir Ditengah Festival Sapi Sonok kabupaten Sumenep 2026, Dukung Lestarikan Budaya Leluhur Madura

9 Agustus 2026 - 04:34

Foto : Kepala Disbudporapar Sumenep Faruq Hanafi Hadir di Tengah-tengah Festival Sapi Sonok di Stadion A.Yani Panglegur Sumenep

Keren Abis ! Persatuan Dharma Wanita DPMD Sumenep Pilih lagu Asal Papua Dalam Ajang Lomba Nyanyi Lagu Daerah Nusantara

7 Agustus 2026 - 12:58

Foto : Dharma Wanita Persatuan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Dalam Ajang Lomba Nyanyi Lagu Daerah Nusantara
Trending di NEWS Netsatu.com

Sorry. No data so far.