SUMENEP, NETSATU.COM,- A. Rabith Watsiqi merupakan salah satu aktivis mahasiswa Universitas Wiraraja Sumenep mengutuk keras atas vitalnya disalah satu vidio via Instagram dengan durasi 16 detik yang memperlihatkan aksi brutal sekelompok anggota geng motor menganiaya seorang pria paruh baya hingga kejang, senin(2-12-2024) sekira pukul 04.30 wib.
aksi pengeroyokan oleh geng motor tersebut terjadi Jalan Lingkar Barat, Desa Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga viral di berbagai grup WhatsApp. Tiktok hingga Instagram.
Aksi kekerasan tersebut mendapat sorotan dari A. Rabith Watsiqi, salah satu aktivis mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep. menyatakan bahwa peristiwa ini harus segera ditindaklanjuti oleh Polres Sumenep.
Menurutnya, aksi pengeroyokan terjadi karena geng motor yang hendak melakukan balapan liar memblokir jalan dan menghalangi warga yang ingin melintas.
“Peristiwa ini jelas melanggar hukum, namun hingga kini, Polres Sumenep belum menunjukkan tindakan tegas terhadap geng motor yang terlibat,” ungkap Mahasiswa yang akrab disapa Rober, kamis (5-12-2024).
Sebagai Ketua BEM Fakultas Pertanian Unija, Robert menekankan pentingnya perhatian serius dari kepolisian dan mendesak agar pihak berwajib segera mencari pelakunya dan memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku.
Robert mengungkapkan kekhawatirannya jika kejadian seperti ini dibiarkan, dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sementara itu pihak Humas Polres Sumenep yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp belum memberikan tanggapan terkait peristiwa ini hingga berita ini terbit.
(Red/Dav)








